inter-nasional

BNPB: 271 Warga Meninggal Dampak Gempa Bumi di Cianjur, Bantuan Satu Pintu di Kantor Bupati

Kamis, 24 November 2022 | 08:11 WIB
Relawan sedang mempersiapkan makanan di dapur umum bagi korban terdampak gempa bumi Cianjur (Sumber foto: BNPB)

PONTIANAKGLOBE - Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatatkan setelah berhasil identifikasi ada sebanyak 271 warga meninggal dunia akibat gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat.

Sementara, jumlah korban luka tercatat 2.043 orang dan mengungsi 61.908 orang. Kerugian materil sebanyak 56.320 rumah alami kerusakan dengan rincian rusak berat 22.241 unit rumah, rusak sedang 11.641 unit rumah dan rusak ringan 22.090 unit rumah.

Fasilitas umum lainnya juga turut terdampak, antara lain 31 unit sekolah, 124 tempat ibadah, tiga fasilitas kesehatan, dan tiga belas gedung perkantoran.

"Per hari ini, 271 jenazah sudah teridentifikasi melalui pencarian dan evakuasi gabungan dari tim SAR, BNPB, BPBD, TNI/POLRI dan relawan lebih dari 1.000 personil. Hasilnya menemukan 4 orang, 3 meninggal dunia di Cugenang dan satu selamat. Masih ada korban hilang 40 orang," ujar Suharyanto dari siaran pers dikutip Pontianak Globe, Kamis (23 November 2022).

Pencarian korban terus diupayakan oleh tim gabungan yang terlibat penanganan bencana gempa Cianjur M5.6, sejak terjadi gempa Senin (21/11) lalu.

Pihaknya juga mendata dari Puskesmas dan Rumah Sakit di Cianjur termasuk korban meninggal jika sudah dimakamkan oleh keluarganya.

"Rumah ini didata mulai RT, RW, kepala desa, Babinsa, Babinkamtibmas sampai kepala OPD, kepala OPD telah diperintahkan oleh Bupati untuk ikut melakukan pendataan, di samping itu adanya bantuan dari perguruan tinggi, tim PUPR juga telah turun melakukan pendataan," tutur Suharyanto.

Terkait adanya keluhan masyarakat tentang bantuan yang belum diterima, Suharyanto mengungkapkan pendistribusian akan menggandeng perangkat desa setempat untuk memastikan kebutuhan terpenuhi.

"Pendistribusian logistik, setiap pagi jam 8 para Camat mengajukan kebutuhan dan akan disiapkan armada untuk melakukan pengiriman ke kantor Camat jam 9 setiap pagi, nanti kepala desa, babinsa dan babinkatibmas mendistribusilan ke titik-titik pengungsian," kata Suharyanto.

Dirinya juga mengimbau kepada seluruh pihak untuk menyalurkan bantuannya melalui posko di Kantor Bupati Cianjur. Masyarakat dan lembaga lain yang ingin membantu masyarakat terdampak, satu pintu melalui posko, semua bantuan akan didistribusikan ke yang berhak.

"Jangan distribusikan sendiri karena cuaca tidak baik, jalanan kecil, menyebabkan jalanan terhambat, ada laporan pasukan evakuasi terhambat karena itu," terang Suharyanto.

Penanganan benca gempa Cianjur, selain mendapat dukungan logistik juga mendapatkan dukungan personil dari berbagai pihak.

Suharyanto menambahkan Rabu malam ini ada sebanyak 193 organisasi relawan siap bantu dengan 2.904 personil yang terdata. Relawan akan membantu SAR, distribusi logistik, pendataan dan pemenuhan kebutuhan lain.

Tags

Terkini