inter-nasional

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hernawan Ungkapkan 44 Orang Meninggal Dunia Pasca Gempa. Ini yang Dibutuhkan Warga

Senin, 21 November 2022 | 16:57 WIB
Korban Gempa Cianjur Setelah dievakuasi ke Barak Pengungsian untuk menjalani perawatan (Foto/Istimewa)

PONTIANAKGLOBE.COM, CIANJUR – Gempa yang terjadi di Cianjur, Jawa Berat, menelan banyak korban.

Korban berupa korban yang meninggal, luka-luka serta rumah yang rusak.

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengungkapkan data sementara sebanyak 44 orang dinyatakan tewas dalam bencana tersebut.

AKBP Doni Hermawan menegaskan bahwa Cianjur membutuhkan banyak bantuan tenaga medis. Kkorban yang banyak maka sangat dibutuhkan tenaga medis di rumah sakit yang ada saat ini belum mencukupi.

Kapolres Cianjur menuturkan, dibutuhkan bantuan tenaga medis dari daerah lain.

AKBP Doni Hermawan menjelaskan untuk penanganan lebih lanjut terkait bencana gempa ini dan juga terkait dengan kebutuhan tenaga medias tambahan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Jabar, Polda Metro Jaya juga TNI dari Kodam Siliwangi dan Kodam Jaya.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polda Jabar, Polda Metro Jaya juga TNI dari Kodam Siliwangi dan Kodam Jaya.

Seperti diketahui gempa bumi dengan magnitude (M)5,6 dirasakan warga Jakarta dan sekitarnya.

Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari PhD, dalam rilis ke media menyebutkan pusat gempa berada di darat 10 km barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

Fenomena ini terjadi pada Senin, 21 November pukul 13.21 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur melaporkan, selain adanya korban meninggal dunia, empat warganya mengalami luka-luka.

Tim Reaksi Cepat BPBD setempat masih melakukan pendataan di wilayah. Data sementara per pukul 14.11 WIB, rumah rusak berat sebanyak 7 unit.

Di samping bangunan rumah, Pusdalops mendapatkan laporan pondok pesantren rusak berat 1 unit dan RSUD Cianjur rusak sedang 1. Kerusakan fasilitas publik yang masih diidentifikasi tingkat kerusakan, antara lain gedung pemerintah 2 unit, fasilitas Pendidikan 3, tempat ibadah 1.

Warga di Cianjur merasakan guncangan cukup kuat selama 10-15 detik.

Selain wilayah Cianjur, BPBD Kabupaten Bogor melaporkan dua rumah warga rusak. Guncangan gempa di wilayah ini dirasakan sedang 5-7 detik.

Halaman:

Tags

Terkini