Keberagaman harus dijadikan kekuatan dan bukan sebaliknya menjadi kelemahan. Persatuan Indonesia yang merupakan center gravity (titik berat) harus dijaga dan dipelihara karena merupakan inti kekuatan dari Pancasila.
Pendeta Dina Meijer -- Hallatu menjelaskan bahwa Indonesia Masa Kini dan Masa Depan merupakan realitas Bersama. Dan perang sudah tidak lagi konvensional seperti dulu.
Namun yang jelas, perang dalam bentuk apapun dari dulu hingga kini telah berdampak bagi kemanusiaan dan alam semesta.
Bahkan perang pada masa kini telah berubah menjadi perang dalam bentuk multi dimensional yang menyangkut ekonomi dunia, transportasi, industri senjata dan energi.
“Yang berperang dua pihak tetapi yang menjadi korban adalah dunia. Kondisi tersebut bermuara pada satu tugas panggilan bersama yaitu mengupayakan perdamaian sekecil atau sesederhana apapun bentuknya. Para pemimpin muda harus dibekali dengan pengetahuan dan juga kepekaan agar memiliki tanggungjawab agar karunia Tuhan dalam hidup ini terjaga, terawat dan mengalami perkembangan yang signifikan. Semuanya hanya untuk kemuliaan Tuhan dan kehidupan yang berkelanjutan,“ tegasnya. ****