inter-nasional

Warga Semarang Tewas Tertembak Peluru Nyasar di Texas Amerika Serikat. Jenazah akan Dipulangkan ke Indonesia

Senin, 10 Oktober 2022 | 17:45 WIB
Vita Brazil bersama pasangannya. Korban Salah Tembak di Texas, Jenazah Novita Kurnia Putri WNI asal Semarang Masih Proses Pemulangan. (istimewa)

PONTIANAKGLOBE.COM, TEXAS - Seorang warga Indonesia asal Semarang dilaporkan tewas setelah terkena peluru nyasar di Texas, Amerika Serikat.

Kejadian tersebut terjadi pada 4 Oktober 2022 di San Antonio, Texas, Amerika Serikat.

Dikutip dari observerid.com Korban Bernama Novita Kurnia Putri. Menurut Mohamad Kamal, Koordinator Bidang Sosial Budaya KJRI Houston, mengatakan Novita tertembak saat bekerja membuat laporan di laptop di rumahnya pada malam hari.

Mohamad Kamal mengatakan KJRI Houston sudah turun ke lokasi dan bertemu dengan sang suami, warga negara AS.

Pihak KJRI juga sudah bertemu dengan polisi untuk mendapatkan informasi tentang kejadian tersebut. Menurut polisi pelaku menggunakan senjata otomatis.

BACA JUGA: Viral...Anya Geraldine Foto Hot dan Seksi dengan Bikini Hijau Motif Bunga, Netizen: Ijo Kek Dadar Gulung

BACA JUGA: Busyet!!! Denise Chariesta Blak-blakan, Sekali Ketemuan Bisa 11 Kali Begituan dengan R, Suami Seorang Artis

Laporan polisi setempat menyebutkan para pelaku adalah anak laki-laki berusia 14 dan 15 tahun. Kedua pelaku didakwa dengan pembunuhan dan penyerangan serius yang dapat dihukum mati atau penjara seumur hidup.

Polisi berhasil menangkap keduanya sesaat setelah kejadian setelah dikejar mobil dan helicopter. KJRI membenarkan bahwa jenazah korban akan dipulangkan ke Tanah Air.

Kamal mengatakan, saat ini KJRI sedang dalam proses pemulangan jenazah Novita ke Indonesia sesuai permintaan keluarganya di Indonesia. Konjen, Andre Omer Siregar, telah bertemu dengan Menlu Texas di Austin untuk mempercepat prosesnya.

Sementara itu kerabat korban, Maria Maria Fransisca, mengaku terkejut dan syok mendengar berita duka tersebut.

Mengutip indonesianlatern, Novita Kurnia Putri atau akrab disebut Vita Brazil, 25 tahun, sedang mengetik di laptopnya di rumahnya di West Bexar County, San Antonio, Texas malam itu, tertembak beberapa kali di bagian wajahnya sekitar pukul 12.30 pagi dini hari, dan meninggal dunia di tempat kejadian. 

"Korban terkena tembakan beruntun dari luar rumah,’’ tutur Sheriff Javier Salazar kepada wartawan lokal KSAT.com.

Sementara korban wanita lainnya berusia 41 tahun yang tengah menyewa rumah tak jauh dari lokasi, dirawat di ruang darurat rumah sakit setempat. 

Petugas kepolisian tiba beberapa saat setelah tembakan senjata otomatis terdengar di sekitar kawasan Bexar County.

Halaman:

Tags

Terkini