PONTIANAKGLOBE.COM, UKRAINA - Beredar video ledakan bom truk yang menghancurkan Jembatan Kerch di Krimea pada Sabtu 8 Oktober 2022.
Ledakan itu memicu kebakaran yang mengakibatkan tujuh kapal tanker minyak ikut terbakar. Jembatan Kerch yang juga dikenal sebagai Jembatan Crimea merupakan jembatan terpanjang di Eropa.
Komite Nasional Anti-Terorisme Rusia seperti dikutip AFP mengatakan, "Hari ini pukul 06.07 di sisi lalu lintas jalan Jembatan Crimea...sebuah bom mobil meledak, membakar tujuh kapal tanker minyak yang diangkut dengan kereta api ke Crimea."
Sebelumnya, Ukraina mengatakan jembatan yang menghubungkan Rusia dan Krimea yang diduduki Rusia akan dibongkar. Pembongkaran itu baik secara sukarela atau tidak.
Mengutip newsweek, Jembatan Krimea yang juga disebut Jembatan Kerch, adalah sepasang jembatan, satu jalan dan rel lainnya, yang menghubungkan Semenanjung Kerch di Krimea ke daratan Rusia.
Membentang 11,8 mil jembatan tersebut adalah terpanjang di Eropa, dan jembatan terpanjang yang pernah dibangun Rusia.
Rusia menginvasi dan mencaplok Krimea, yang masih diakui oleh kekuatan Barat sebagai wilayah Ukraina yang berdaulat, pada tahun 2014.
Pembangunan jembatan dimulai dua tahun kemudian, dengan pembukaan jembatan jalan pada 2018 dan jembatan rel pada 2019.
Pada Rabu, 5 Oktober 2022 lalu, Mikhail Podolyak, seorang penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky y, bersumpah bahwa jembatan itu akan dihancurkan.
BACA JUGA: Heboh...Sama-sama Rasakan Cinta Pertama, Gadis 18 Tahun Bahagia Dinikahi Kakek 78 Tahun
Dalam sebuah tweet Mikhail Podolyak, mengatakan, "Mengenai 'Jembatan Kerchen'. Itu dicatat dalam hukum internasional: Krimea adalah Ukraina. Dan itulah mengapa jembatan ini adalah objek dangkal konstruksi ilegal, izin untuk pembangunan yang tidak diberikan Ukraina.”
"Ini merusak ekologi semenanjung, dan karena itu harus dibongkar. Sukarela atau tidak tidak penting," katanya menambahkan
Sejumlah instalasi militer besar Rusia di Krimea telah diguncang ledakan selama beberapa minggu terakhir.