Kepala Kantor SAR Jakarta, Fazli menjelaskan ada lima orang siswa MTSn 19 yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.
“Tiga anak meninggal dan dua mengalami luka-luka. Tim SAR gabungan yang saat ini masih melakukan proses pencarian dan penyelamatan dan memastikan apakah masih ada korban jiwa atau tidak,” kata Ezil.
Kepala Regu Damkar Sektor Lebak Bulus, Ahmad Muhajir menjelaskan satu orang siswa masih terjebak di balik reruntuhan tembok yang roboh.
Meski Demikian, pihaknya belum memastikan kondisi siswa yang terjebak dalam ambrukan tembok sekolah tersebut. (*)