inter-nasional

Gusti Marrel Tokoh Muda Kasultanan Yogyakarta Dukung Greenfunction, Ternyata Ini Alasannya

Senin, 26 Juni 2023 | 07:13 WIB
RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo atau Gusti Marel saat mengunjungi Green Function di kampung Ireng-iteng Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta, Jumat 23 Juni 2023. (Dok. Pontianak Globe)

"Salah satu program Presiden adalah penurunan emisi. Nah, kebutuhan energi 1 rumah bisa menggunakan energi secara mandiri. Begitu juga Ngarso Dalem (Sultan HB X) yang bisa menempatkan masyarakat sebagai subjek, masyarakat dilibatkan. Misal secara air di Bantul bagus. Kalau di Sleman beda lagi. Nah nilai lokalitas apa yang bisa dibentuk. Local wisdom yang kita akomodir dan masyarakat sendiri lah yang mengerti," jelasnya.

Saat inu, lanjut Gusti Marrel, misi Ngarso Dalem sendiri untuk menjadikan masyarakat sebagai subjek patut didukung.

"Poinnya menafsirkan dan mengefektifkan unsur di rumah yang bisa berproduksi. Hanya tadi mungkin bisa dari sudut-sudut elevasi sehingga air bisa mengalir tanpa perlu pompa juga bisa biar lebih hemat," lanjut Gusti Marrel.

Effesiensi energi yang diterapkan pun, tandas dia, seyogyanya menyesuaikan karakteristik suatu daerah.

Karakteristik lingkungan menjadi kunci sebuah pemberdayaan masyarakat bisa terus dilakukan.

"Contoh kemarin kita kerja sama PLN mengembangkan tanaman energi di Gunungkidul, kita juga melakukan implementasi terkait kondisi lingkungan. Kita menanam sesuai karakteristik di sana yakni tanaman yang high protein untuk ternak. Ketika kemarau pakannya gak ada, nah petani kadang terpaksa jual sapi.. istilahnya sapi makan sapi. Ini yang tidak boleh terjadi. Kita memulai dengan menanam 30 hektar,” beber Gusti Marrel.

Kembali kepada Green Function, menurut Erwan, pengembangan wisata bebasis kearifan lokal dan konservasi alami seperti Green Function cukup menjanjikan.

Menurut dia, beberapa wisatawan asing seperti dari Belanda dan Eropa sudah banyak mengunjungi setidaknya untuk melihat dan belajar mengenai Green Functuon.

"Di sini bahkan udah banyak yang datang seperti Belanda. Sangat bisa jadi daya tarik wisatawan, terlebih belum banyak yang mengimplementasikan," ungkap Ervan.

Gusti Marel menyebutkan bahwa wisata minat khusus seperti Green Function justru menjadi daya tarik tersendiri karena memiliki spesialisasi dan differensiasi yang sudah melekat dan memiliki branding yang sangat kuat.

Menurutnya, nilai lokalitas sebagai sebuah solusi. Efisiensi energi bisa mengurangi beban energi secara nasional.

Konsep Green Function pun masih bisa dikembangkan di tempat lainnya. Misalnya dengan tanaman yang lain, jenis ternaknya, sehigga nilainya juga justru memperkaya keberagaman ekonomi.

"Wisata Edukasi untuk berbagi ilmu pengetahuan, teknokogi atau informasi sangat bisa banget dimulai dari kelurahan ini," tutup Gusti Marrel. ***

Halaman:

Tags

Terkini