inter-nasional

Gubenur Lemhannas: Pancasila Benteng Indonesia Hadapi Pertarungan Global

Selasa, 30 Mei 2023 | 19:56 WIB
Suasana Dies Natalis ke-65 Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) di Kampus Universitas Atmajaya, Jakarta, Minggu, 28 Mei 2023 malam. (Pontianak Globe/Humas ISKA)

Seluruh perayaan Dies Natalis ke-65 ISKA, diawali misa konselebrasi yang dipimpin Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Antonius Bunjamin Subianto OSC.

Tiga pastor pendamping Ketua KWI dalam misa konselebrasi adalah Dr Antonius Widyarsono SJ, Dr Andreas Atawolo OFM, RD Stevanus Harry Yudanto.

Dari altar misa konselebrasi, Uskup Antonius berpesan dalam karya-karya pelayannya, ISKA hendaknya  menghormati  serta mewujudkan martabat kemanusiaan dan kesetaraan dalam tugas pelayanannya sebagai cendekiawan Katolik.

“Di usia 65, ISKA adalah sebuah kekuatan luarbiasa, menjadi parakletos yang teguh membela Gereja serta  berbagai komunitas yang dilanda kesulitan,” ujarnya.

Ketua KWI menambahkan: “Pada usia ini, 65 tahun, para sarjana ISKA hendaknya semakin  menjadi corong kemanusiaan dan kesetaraan dengan hidup baik, benar, santun dan kudus,” Ketua KWI menambahkan.

Paduan suara Universitas Nahdlatul Ulama, Jakarta, turut memeriahkan Dies Natalis dengan sejumlah lagu-lagu nasional. Antara lain. Rayuan Pulau Kelapa.

Sejumlah tokoh nasional dari berbagai latar belakang, tokoh masyarakat, pemimpin ormas berbasis religi, cendekiawan, dan akademisi akan hadir pada puncak acara Dies Natalis ke-65 ISKA.

Sekitar 300 lebih tamu dan undangan memenuhi acara yang berlangsung selama hampir tiga jam di lantai 15 Gedung Yustinus Universitas Atma Jaya, di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, pada Minggu malam, 28 Mei.

Salah satu rangkaian acara ulang tahun ISKA adalah kegiatan focus group discussion (FGD bertajuk) atau diskusi terpumpun Semarak Dies Natalis Ke-65 ISKA  dengan tema, “Menjunjung Kemanusiaan dan Kesetaraan” berlangsung secara hybrid  di wilayah timur, tengah, dan barat Indonesia, FGD selama 18-22 Mei 2023 ini dilaksanakan di Medan, Sumatera Utara, Semarang, Jawa Tengah,  dan Ruteng, Flores. 

Ketua Panitia Dies Natalis ISKA ke-65, Ir PL Hasudungan Siboro MM, Presidium Maritim, Energi dan Infrastuktur ISKA, menggarisbawahi pentingnya rangkaian FGD di ketiga regio Indonesia, yakni barat, timur, tengah.

“Pemikiran serta pertukaran ide para cendekiawan, akademisi, professional, mau pun perwakilan berbagai elemen publik dalam serial FDG ini,  kiranya menjadi kontribusi nyata ISKA bagi Indonesia maju,” ujar Hasudungan yang banyak terlibat dalam gerakan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EDT) .

ISKA dibentuk di Jakarta pada 22 Mei 1958 dengan nama Ikatan Katolik Sarjana dan Cendekiawan (IKS). Nama Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) baru mulai digunakan setelah musyawarah nasional (Munas) di Bandung, pada 3-5 September 1964.

Kini dipimpin Luky A Yusgiantoro BSc MSc PhD, ISKA tersebar di 24 provinsi setingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan 125 kota/kabupaten setingkat Dewan Pimpinan Cabang.

Sejak 2022, posisi ISKA kian meluas di latar internasional.

Prasetyo Nurhardjanto, Presidium Organisasi dan Hubungan Antar-Lembaga ISKA terpilih sebagai Vice Presiden (VP) The International Catholic Movement for Intellectual and Cultural Affairs (ICMICA) Pax Romana periode 2022-2025. ***

Halaman:

Tags

Terkini