PONTIANAKGLOBE.COM, SURABAYA -- Belakangan ini sedang hebih dengan beredarnya video asusila dengan judul Kebaya Merah.
Belakangan polisi sudah menangkap dua pemeran dalam video tersebut, laki-laki dan perempuan.
Walau seperti kebaya warga Bali, namun ternyata video asusila tersebut dibuat di Surabaya, Jawa Timur.
Mengutip dari PMJ News, muncul dan tersebar di media sosial, video asusila dengan judul Kebaya Merah meresahkan masyarakat luas.
Polisi berhasil mendeteksi proses pembuatan video tersebut di sebuah hotel di Surabaya, Jawa Timur.
BACA JUGA: Tidak Benar Paus Fransikus akan Berkunjung ke Indonesia untuk Hadiri Forum G20 di Bali
Informasi terbaru, video asusila dengan kedua pemeran pasangan pria dan wanita itu telah ditangkap.
Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jatim Kombes Pol Farman.
Dikatakan, kedua orang tersebut merupakan warga Surabaya dan tengah menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim.
"Sudah diamankan, pelakunya warga Surabaya," kata Farman tanpa menyebutkan identitas keduanya, Senin 7 November 2022.
BACA JUGA: Ajak Masyarakat Shalat Gerhana, Kemenag Paparkan Tata Caranya
Penyidik tengah mendalami motif dari kedua pelaku membuat video dan menyebarkannya di media sosial.
“Masih didalami ya, kapan dibuatnya dan akan kita cocokkan dengan bukti-bukti yang ditemukan penyidik,” tandasnya.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol Muchammad Fakih mengatakan, video asusila perempuan kebaya merah itu diduga kuat direkam di lantai 17 hotel yang dicek, tepatnya di kamar 1710.
Hal itu diketahui dari ciri-ciri kamar hotel yang identik dengan kamar yang terlihat di dalam video. ****