PONTIANAKGLOBE.COM, MALUKU UTARA -- Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Maluku Utara berlangsung dengan cara yang berbeda.
Untuk pertama kalinya, pengibaran bendera merah putih dilakukan di bawah laut Sulamadaha, Kota Ternate.
Baca Juga: 5 Penyebab Aki Mobil Cepat Tekor, Nomor 2 Paling Sering Dilupakan
Momen ini semakin menarik perhatian publik setelah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, ikut terjun langsung mengibarkan bendera di dasar laut.
Dalam video yang viral, Sherly terlihat mengenakan kostum putri duyung (mermaid), membuat upacara tersebut menjadi sorotan nasional.
Sherly menjelaskan, pemilihan laut sebagai lokasi upacara memiliki makna mendalam.
“Upacara di bawah laut ini mengingatkan kita bahwa Indonesia 70 persen wilayahnya berupa lautan, termasuk Maluku Utara. Jadi kalau hanya di darat, itu baru 30 persen,” ujarnya.
Menurutnya, laut bukan sekadar hamparan air, melainkan sumber kehidupan, ruang ekonomi, dan warisan bangsa yang harus dijaga.
Karena itu, pengibaran bendera di laut bukan hanya seremoni, tetapi juga kampanye untuk meningkatkan kesadaran menjaga ekosistem laut.
Baca Juga: Bukan Cuma Indonesia, 6 Negara Ini Ternyata Juga Merdeka di Bulan Agustus
Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi antara Pemprov Maluku Utara dan Wanita Selam Indonesia (WASI) yang dipimpin Tri Tito Karnavian.
Sebanyak 100 penyelam ambil bagian dalam upacara unik tersebut. Tri Tito sendiri mengapresiasi langkah Sherly yang dinilainya kreatif dan berani.
“Banyak daerah menggelar upacara bendera, tapi jarang yang melakukannya di bawah laut. Bahkan, mungkin hanya Gubernur Sherly yang ikut menyelam dengan kostum mermaid, sehingga dikenal di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Profil Sherly Tjoanda
Sherly Tjoanda menjabat Gubernur Maluku Utara periode 2025–2033.