inter-nasional

Presiden Prabowo dan Donald Trump Bicara Lewat Telepon, Ini Isi Pembicaraan Kedua Kepala Negara Diungkap Seskab Letkol Teddy

Sabtu, 14 Juni 2025 | 09:07 WIB
Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya. (Dok. Sekretariat Kabinet)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima panggilan telepon dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Kamis malam, 12 Juni 2025.

Isi percakapan kedua pemimpin negara itu diungkap oleh Sekretaris Kabinet RI, Letkol Teddy Indra Wijaya.

Baca Juga: Kursi 11A dan Kisah Ajaib Kumar Ramesh, Satu-satunya Penumpang Selamat dari Jatuhnya Air India 171

Menurut Teddy, komunikasi tersebut berlangsung selama hampir 15 menit.

"Selama pembicaraan, kedua pemimpin saling menanyakan kabar dan berbagi informasi terkait situasi terkini di masing-masing negara," ujar Teddy dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Jumat, 13 Juni 2025.

Teddy menambahkan, Presiden Prabowo dan Presiden Trump juga menyampaikan komitmen bersama untuk mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Baca Juga: Sungai Tercemar Akibat PETI, Warga Retok Kubu Raya Krisis Air Bersih, Pemkab Janji Bangun Sumur Bor

"Keduanya sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, serta menegaskan dukungan terhadap upaya menjaga stabilitas dan perdamaian dunia," tuturnya.

Sebelumnya, pada 11 November 2024, Prabowo juga sempat melakukan panggilan suara dengan Presiden Trump.

Dalam percakapan tersebut, Prabowo menyampaikan keinginan untuk berdialog lebih lanjut dan mengadakan pertemuan langsung.

Trump merespons positif dan menyatakan kesediaannya untuk terus berkomunikasi.

"Anda bisa menghubungi saya kapan saja. Anda sudah punya nomor telepon saya, ini nomornya," ujar Trump saat itu.

Baca Juga: Geger Ditemukan Jenazah Balita di Teras Masjid Singkawang, Polisi Duga Korban Pembunuhan

Prabowo menyampaikan harapannya agar hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat dapat semakin diperkuat melalui dialog yang lebih intensif dan produktif di masa mendatang. ***

Tags

Terkini