PONTIANAKGLOBE.COM, ANKARA -- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pidato di hadapan parlemen Turki pada Kamis (10/4) di Ankara.
Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti situasi global yang penuh ketidakpastian dan menegaskan bahwa dunia masih menyaksikan praktik penindasan oleh bangsa-bangsa besar terhadap bangsa yang lemah.
Baca Juga: Tablet Rp1,9 Juta dari Advan, Sketsa 3 Tawarkan Paket Lengkap untuk Pelajar dan Konten Kreator
“Kita merasakan bahwa saat ini dunia berada dalam kondisi penuh ketidakpastian. Kita melihat terjadinya penindasan oleh bangsa-bangsa besar terhadap bangsa-bangsa yang lemah,” ujar Prabowo.
Ia juga menyinggung sikap negara-negara yang sering menyuarakan demokrasi dan hak asasi manusia (HAM), namun memilih bungkam terhadap pelanggaran HAM yang terjadi di Gaza, Palestina.
“Banyak negara berbicara tentang demokrasi dan HAM. Tapi ketika anak-anak dan ibu-ibu dibom di Jalur Gaza, mereka memilih diam, pura-pura tidak tahu, dan berpura-pura bahwa itu bukan pelanggaran HAM,” tegasnya.
Prabowo menilai bahwa Turki, di bawah kepemimpinan para pemimpinnya, menunjukkan keberpihakan yang jelas terhadap bangsa-bangsa tertindas, termasuk Palestina. ***