PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menanggapi polemik penundaan pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024, yang membuat banyak peserta terlanjur mengundurkan diri dari pekerjaan lama mereka.
Seperti diketahui, pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 resmi ditunda dari jadwal awal yang ditetapkan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menurut jadwal terbaru, CPNS 2024 baru akan diangkat pada Oktober 2025, sedangkan PPPK 2024 baru diangkat pada Maret 2026.
Padahal sebelumnya, pemerintah menjanjikan pengangkatan CPNS pada Maret 2024, sementara PPPK tahap 1 dijadwalkan pada Februari 2025 dan tahap 2 pada Juli 2025.
Keputusan penundaan ini diambil dalam rapat antara Kementerian PANRB dan Komisi II DPR pada 5 Maret 2025 di Gedung DPR, Jakarta.
Akibatnya, banyak CASN 2024 yang mengeluhkan bahwa mereka telah lebih dulu resign dari pekerjaan lama demi mengikuti jadwal BKN.
Baca Juga: Jelang Lebaran! Ini 10 Tips Mudik dengan Motor yang Aman dan Nyaman, Wajib Tahu
Menanggapi hal ini, Gibran memastikan bahwa pemerintah sudah memiliki solusi terkait masalah tersebut.
“Nanti Pak Presiden dan kementerian terkait yang meng-update-nya,” ujar Gibran saat ditemui di SMA Negeri 66 Jakarta, Rabu, 12 Maret 2025.
“Udah, sudah ada solusinya, tunggu aja, ya,” tambahnya tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Sementara itu, BKN mengusulkan agar perusahaan lama dapat menerima kembali para CASN 2024 yang sudah terlanjur mengundurkan diri, setidaknya hingga 30 September 2025.
Pasalnya, pada 1 Oktober 2025, CPNS 2024 akan mulai bertugas di instansi pemerintahan.
Kepala BKN, Zudan Arif Fakhrulloh, menyatakan bahwa pendekatan ini bisa menjadi solusi sementara bagi para CASN 2024 yang terdampak.