PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih dalam Pilkada 2024, Pramono Anung dan Rano 'Doel' Karno, resmi dilakukan oleh KPU Provinsi Jakarta di Hotel Pullman pada Kamis, 9 Januari 2025.
Salah satu tamu undangan yang hadir, Calon Wakil Gubernur DKI Nomor Urut 2, Kun Wardana, memberikan pesan kepada pasangan Pramono-Doel yang baru saja ditetapkan.
Baca Juga: Shin Tae Yong Dipecat, Ini Jumlah Kompensasi Fantastis yang Harus Dibayar PSSI
Kun Wardana berharap agar pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dapat meningkatkan kesejahteraan dan menciptakan kedamaian bagi seluruh warga Jakarta.
"Harapannya, gubernur dan wakil gubernur terpilih bisa mengatasi permasalahan Jakarta, meningkatkan kesejahteraan, dan menjadikan Jakarta lebih damai," kata Kun Wardana kepada awak media saat menghadiri penetapan Pramono-Doel oleh KPU di Jakarta.
Kun Wardana mengibaratkan memimpin Jakarta seperti memasak nasi goreng, dengan bumbu yang pas dan dibuat dengan cinta, hasilnya akan lezat dan membuat semua orang bahagia.
Rano Karno, yang kini mengemban amanah sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, mengenang kembali peranannya sebagai tokoh utama dalam serial 'Si Doel Anak Sekolahan'.
Karakter 'Si Doel' dalam serial tersebut menjadi simbol perjuangan untuk mengejar cita-cita, yang menginspirasi banyak orang, termasuk Rano sendiri, dalam perjalanan kariernya.
Baca Juga: Virus HMPV dan Fakta Terbaru, Apakah China Masih Destinasi Wisata Aman?
Usia 8 Tahun, Terobsesi dengan 'Si Doel' dalam Novel
Dalam wawancara di siniar YouTube bersama Daniel Mananta pada 28 Oktober 2024, Rano Karno mengungkapkan bahwa tokoh 'Si Doel' dalam novel 'Si Doel Anak Betawi' karya Aman Datuk Madjoindo telah memberi banyak pelajaran hidup kepadanya.
Pada usia 8 tahun, Rano sangat terobsesi dengan tokoh tersebut, bahkan menyebutnya sebagai penyelamat hidup.
"Si Doel membuat saya bisa menghargai orang tua saya. Saya tidak pernah kecewa dengan mereka," ujar Rano Karno.
Meskipun berasal dari keluarga sederhana, Rano Karno mengaku bahwa sosok Si Doel membuatnya semakin rajin bersekolah meski harus berjalan kaki untuk mencapai sekolah.
"Si Doel adalah penyelamat bagi saya. Dulu, meskipun saya tidak mampu, saya tetap semangat sekolah, bahkan harus berjalan kaki untuk sampai ke sana," tambahnya.