inter-nasional

4 Cerita Unik Pemerintah Daerah yang Terapkan Program Makan Bergizi Gratis: Dari Sistem Cost Sharing hingga Menu Ikan Kaleng di Jayapura

Senin, 6 Januari 2025 | 13:36 WIB
Potret Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka yang tengah memberikan sekotak susu kepada anak-anak sekolah. (Instagram.com/@gibran_rakabuming)

Kepala Disdik Palembang, Adrianus Amri, menjelaskan pola kerja sama dengan jasa boga, TNI/Polri, serta sinergi pemerintah dengan swasta.

Setiap sajian makanan bergizi bernilai Rp10 ribu, dengan tambahan Rp5 ribu untuk biaya operasional.

"Jika ada kekurangan anggaran, Dana Tidak Terduga (DTT) Pemkot akan digunakan," katanya.

Menu makanan bergizi disediakan setiap hari sekolah, Senin hingga Jumat, untuk satu kali makan.

3. Target Penurunan Stunting di Kalimantan Selatan

Sekretaris Disdikbud Kalsel, Hadeli Rosyaidi, menyebut Kota Banjarmasin sebagai percontohan program MBG di provinsi tersebut.

Hadeli berharap program ini dapat membantu menurunkan angka stunting.

"Kami melibatkan siswa untuk memahami takaran gizi makanan agar program ini juga menjadi edukasi," tuturnya.

Sebanyak 130 lokasi di Kalsel dijadwalkan melaksanakan program ini sepanjang tahun 2025.

4. Menu Ikan Kaleng di Jayapura

Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Matheys Sibi, menyatakan Kota Jayapura menawarkan menu unik berupa ikan kaleng untuk program MBG.

Meski belum memiliki fasilitas produksi ikan kaleng, Sibi optimis potensi laut Kota Jayapura, seperti tuna dan tongkol, dapat mendukung keberhasilan program ini.

"Kami siap mengelola potensi laut yang ada untuk mendukung Program MBG," tandasnya.

Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.

Beragam inovasi yang diterapkan menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan generasi penerus bangsa. ***

Halaman:

Tags

Terkini