inter-nasional

3 Fakta Kasus Penembakan Oknum Polisi terhadap Siswa SMK di Semarang, Menteri HAM Ungkap Kondisi Siswa yang Tewas

Kamis, 5 Desember 2024 | 21:51 WIB
Konferensi Pers Polda Jawa Tengah terkait kasus tawuran dan penembakan di wilayah Kota Semarang, pada Senin, 2 Desember 2024. (Dok. Polda Jateng)

2. Polda Jateng Menjamin Proses Penyidikan yang Transparan

Wakapolda Jateng, Agus Suryo Nugroho, menegaskan komitmen Polda Jawa Tengah untuk menangani kasus ini secara transparan dan terbuka.

Baca Juga: Kabar Baik Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Tiket Pesawat Turun di Era Prabowo

Pihaknya menjamin tidak akan ada penutupan-nutupan dalam penyelidikan kasus penembakan ini.

“Kami berkomitmen untuk tidak menutup-nutupi kasus ini, dan semua perkembangan akan kami sampaikan secara terbuka,” ujar Agus.

Agus juga menyebutkan bahwa adanya dugaan intervensi terhadap keluarga korban akan diungkap dalam sidang etik terhadap Aipda Robig Zaenudin.

Bukti-bukti terkait dugaan tersebut, termasuk video, akan disampaikan untuk memastikan keterbukaan dalam proses penyelidikan.

Baca Juga: Shalawat Badr dan Gendhing Kebo Giro Bergema di Pelataran Basilika Santo Petrus Vatikan, Begini Reaksi Paus Fransiskus

3. Keluarga Korban Ungkap Ada Intervensi dari Polisi

Pihak keluarga korban mengaku sempat mendapatkan intervensi dari pihak kepolisian terkait penanganan kasus ini.

Mereka diminta untuk membuat pernyataan bahwa kasus penembakan sudah selesai agar tidak berkembang lebih jauh.

“Pihak kepolisian meminta kami untuk membuat pernyataan bahwa kasusnya sudah selesai, supaya tidak ada pemberitaan lebih lanjut dan agar wartawan tidak datang lagi,” ungkap salah satu kerabat korban yang tidak ingin disebutkan namanya, pada Minggu, 1 Desember 2024.

Kerabat tersebut menjelaskan bahwa pihak keluarga bertemu dengan aparat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kariadi Semarang setelah korban dirawat di kamar jenazah.

“Dari pihak kepolisian, awalnya dikatakan bahwa korban ditembak karena melawan petugas dan diduga ada tawuran yang akan terjadi. Namun, saat dilerai, korban menyerang,” tambahnya.

Peristiwa ini masih terus diselidiki, dengan pihak kepolisian menjamin akan mengungkapkan semua bukti terkait kejadian tersebut. ***

Halaman:

Tags

Terkini