inter-nasional

Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Kini Disegani di Kancah Internasional

Minggu, 1 Desember 2024 | 18:35 WIB
Tampak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Base Aérea do Galeão (BAGL), Rio de Janeiro, Brasil, pada pukul 23:30 waktu setempat, Sabtu, 17 November 2024. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat dihormati di dunia.

Ia mengaku merasakan hal tersebut selama kunjungan kerjanya ke berbagai negara baru-baru ini.

Baca Juga: Pasca Quick Count Pilkada Kalimantan Barat, Krisantus Temui Uskup Agung Pontianak

"Setiap saya keliling, Indonesia disegani. Saya memang menikmati itu, mungkin hasil kerja keras pemerintah-pemerintah sebelumnya," kata Prabowo dalam sambutannya di Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) di Graha Bhasvara Icchana, Jakarta Pusat, Jumat, 29 November 2024 malam.

Prabowo mengungkapkan bahwa ia telah melakukan kunjungan kerja ke enam negara dalam waktu sekitar dua minggu, termasuk menghadiri KTT APEC di Lima, Peru, dan KTT G20 di Brasil.

"Saya hadir di KTT tersebut kurang dari satu bulan setelah saya dilantik. Bahkan, kurang dari satu bulan menjabat, Indonesia sudah dihormati. Bukan saya yang dihormati, tapi Indonesia yang dihormati," tambahnya.

Baca Juga: Baru Bisa Diterbangkan Senin, Misa Requiem Kardinal Ayuso Jumat Digelar Tanpa Jenazahnya

Menurut Prabowo, rasa hormat dunia terhadap Indonesia ini muncul karena keberhasilan pemerintah dalam menjaga perekonomian tetap stabil.

Beberapa pemimpin dunia bahkan menyampaikan keinginan mereka untuk berkunjung ke Indonesia.

Prabowo juga menekankan pentingnya menjaga kestabilan ekonomi Indonesia dan tidak terlena dengan keberhasilan tersebut. Di tengah ketidakpastian geopolitik yang melanda dunia, Indonesia harus tetap waspada.

"Namun, kita tidak boleh terjebak dalam euforia atau merasa lengah. Kita harus semakin berhati-hati. Indonesia saat ini berada pada posisi yang harus kita jaga bersama. Kondisi geopolitik dunia sedang sangat peka dan penuh ketidakpastian," pungkasnya. ***

Tags

Terkini