PONTIANAKGLOBE.COM, INGGRIS -- Mendiang Ratu Elizabeth II diakui sebagai salah satu penguasa paling berpengaruh dalam sejarah Inggris.
Namun, meskipun masa pemerintahannya lebih panjang dari siapa pun sebelumnya, ada tiga gelar terkenal yang tidak pernah ia miliki.
Baca Juga: Santo Charles Garnier SJ, Satu dari 8 Martir Kanada, Ouracha Pembawa Hujani bagi Indian Huron
Ternyata semua penyebabnya karena statusnya sebagai wanita.
Ketika Elizabeth menjadi pewaris takhta, ayahnya, Raja George VI, naik tahta pada Desember 1936.
Saat itu, aturan kerajaan kuno mencegahnya untuk memegang tiga gelar sekaligus: Putri Wales, Duchess of Cornwall, dan Duchess of Rothesay.
1. Putri Wales
Gelar Pangeran Wales telah diberikan kepada pewaris takhta Inggris selama berabad-abad.
Pada tahun 1301, Raja Edward I mengangkat putranya, Edward, sebagai Pangeran Wales.
Namun, Elizabeth II tidak memenuhi syarat untuk gelar tersebut.
Gelar ini hanya dapat diberikan kepada pewaris sah, dan Elizabeth tidak pernah dianggap sebagai pewaris sah sepenuhnya.
Pada tahun 1936, meskipun ia menjadi yang pertama dalam antrean, keberadaan seorang adik laki-laki dari George VI dan Elizabeth dapat merubah status pewaris.
Gelar Pangeran Wales biasanya diberikan kepada putra tertua yang masih hidup dari seorang raja saat mereka naik tahta.
Jika putra tersebut meninggal sebelum orang tuanya, gelar itu kembali ke Mahkota dan dapat diberikan kepada pewaris baru, yang selalu merupakan putra atau cucu raja.