Marcos melarang industri perjudian online pada bulan Juli.
"Menghindar sama sekali tidak akan membantunya," kata Marcos kepada wartawan.
Guo dijadwalkan hadir di hadapan Senat pada hari Senin saat penyelidikannya dilanjutkan.
Guo menjadi wali kota kota Bamban di provinsi Tarlac di Filipina utara pada tahun 2022.
Ia mencalonkan diri sebagai warga negara Filipina tetapi sidik jarinya kemudian ditemukan cocok dengan sidik jari warga negara China, Guo Hua Ping, kata Biro Investigasi Nasional pada bulan Agustus.
Pada bulan Agustus, kantor antikorupsi mencopotnya sebagai wali kota dengan alasan pelanggaran berat atas dugaan hubungannya dengan operasi perjudian ilegal di Bamban. ***