Lionel mulai mengasah keterampilannya dengan menggambar wajah orang-orang, meskipun awalnya hasilnya belum memuaskan.
Baca Juga: Tips dan Trik Mudah untuk Mendaftar Paspor Secara Online
Setelah belajar lebih banyak dari YouTube, ia beralih menggambar objek seperti hewan dan vas bunga untuk memperbaiki teknik arsirannya, hingga akhirnya kembali menggambar wajah.
Tentang inspirasinya menggambar Paus Fransiskus, Lionel mengungkapkan bahwa selain Paus akan mengunjungi Indonesia, sekolahnya mendapat kesempatan untuk mengikuti misa bersama Paus di GBK.
Lionel berharap bisa mendapatkan tanda tangan Paus jika lukisannya diterima.
Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2024 di Kemenag Dimulai 1 September, Simak Jadwal dan Rincian Gajinya
Dengan pengalaman menggambar tokoh nasional, Lionel hanya butuh tiga kali sketsa untuk menyelesaikan gambar Paus Fransiskus.
Kebahagiaannya pun semakin bertambah ketika mengetahui bahwa sketsa tersebut telah sampai di tangan Paus Fransiskus.
Lionel menargetkan untuk menggelar pameran sebelum masuk SMA, dengan koleksi setidaknya 100 gambar yang bertemakan presiden dan menteri-menterinya, serta tokoh nasional lainnya.
Lionel telah menggambar banyak tokoh, termasuk 8 presiden, teman-teman dan gurunya untuk latihan, serta tokoh-tokoh lainnya seperti Kaesang, Prabowo Subianto, dan lain-lain.
Baca Juga: AJI Jakarta Dukung Solidaritas Pekerja CNN Indonesia Perjuangkan Hak Karyawan
Selain itu, Lionel juga memiliki koleksi lukisan artis seperti Monalisa, Musashi, Tuhan Yesus memeluk anak domba, dan tokoh-tokoh lain yang ia kagumi.
Namun, penerimaan lukisannya oleh Paus Fransiskus membuat Lionel bimbang untuk melanjutkan sekolah di SMA Taruna Nala, Malang, yang menjadi langkah awalnya untuk mengejar cita-cita sebagai diplomat.
Ia khawatir di sekolah berasrama tersebut tidak akan memiliki cukup waktu untuk melukis.
Lionel terinspirasi oleh sosok Nikodemus Lambertus Palar, seorang diplomat ulung yang menjadi pahlawan nasional, dan ia berharap bisa mengikuti jejaknya.