“Visi kami ke arah sana. Media harus mampu menjadi agen pencerah dan pemersatu anak bangsa,” ujarnya.
Baca Juga: Seleb TikTok Zoe Levana Terobos Jalur Busway! Lalu Terjebak di Jalur TransJ, Didenda Rp 500 Ribu!
Misi Cetak Rekor MURI
Dalam kunjungannya, Fatoni juga memaparkan sejumlah program yang sedang dan akan dilaksanakan oleh pemerintahannya.
Sumsel, salah satu produsen kopi terbesar di Indonesia dengan menyumbang 26 persen dari total produksi nasional, memiliki luas lahan mencapai 270 ribu hektare.
Namun, kopi Sumsel masih kurang dikenal luas.
Untuk itu, Pemprov Sumsel meluncurkan program kopi Sumsel dengan harapan dapat menjadi tuan rumah di daerah sendiri sekaligus mendunia.
Baca Juga: Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bertemu CEO SpaceX Elon Musk di Bali, Tampak Sangat Akrab
Salah satu langkah promosi adalah pameran kopi Sumsel di Korea Selatan.
Sumsel memiliki berbagai jenis kopi unggulan, salah satunya adalah kopi dari Pagar Alam.
Pemprov Sumsel juga bekerja sama dengan Kadin dan Bank Sumsel untuk mencetak rekor MURI dalam kategori minum kopi terbanyak di Indonesia.
Selain itu, ada rencana untuk mendokumentasikan sejarah Kerajaan Sriwijaya secara serius dan membangun Museum Kerajaan Sriwijaya, yang diharapkan menjadi kebanggaan Sumsel dan ikon sejarah dunia.
Pemprov Sumsel juga mengembangkan budaya lokal melalui produksi film dengan setting Kota Palembang, yang dibintangi oleh aktor terkenal seperti Roy Marten.
Baca Juga: Prabowo Akan Lanjutkan Komitmen Indonesia terhadap Pengelolaan Air Dunia di Pemerintahan Mendatang
Beberapa film yang segera rilis berjudul "Wong Kito Galo," yang mengangkat semangat persaudaraan dan kesatuan masyarakat Palembang, serta "Ado Gawe," yang menceritakan filosofi semangat masyarakat Sumsel.