inter-nasional

Prabowo Subianto Bicara soal Demokrasi dan Kepemimpinannya di Qatar Economic Forum, Begini Sambutan Peserta

Rabu, 15 Mei 2024 | 22:17 WIB
Presiden Indonesia terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto, didampingi wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka, menghadiri Qatar Economic Forum di Doha pada Rabu, 15 April 2024. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, DOHA -- Presiden Indonesia terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto, didampingi wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka, menghadiri Qatar Economic Forum 2024 di Doha pada Rabu, 15 April 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo yang tampil sebagai salah satu narasumber, ditanya terkait gaya kepemimpinannya yang akan datang.

Prabowo memastikan akan menjadi dirinya sendiri untuk membawa kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.

Baca Juga: Sujiwo Terima Rekomendasi PAN, Begini Janji-nya Terkait Penentuan Wakil Bupati Kubu Raya

"Saya akan menjadi diri saya sendiri dengan tulus. Itu berarti setia pada prinsip, nilai, dan cita-cita sebagai seorang patriot. Nilai utama saya adalah kesejahteraan rakyat saya. Rakyatku harus aman, tidak boleh lapar, dan harus mempunyai kehidupan yang baik. Itulah impian setiap patriot di setiap negara di dunia," ujar Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa latar belakangnya di militer tidak akan mempengaruhi kebijakannya, termasuk soal demokrasi dalam kepemimpinannya.

"Anda tahu, saya sudah keluar dari militer selama lebih dari 25 tahun. Jadi, menurut saya, hanya itu yang Anda sebut militeristik tidak relevan, itu tidak ada hubungannya dengan apa pun," tegas Prabowo.

"Dan soal demokrasi, kenapa tidak bertanya pada masyarakat Indonesia? Saya sudah ikut kontestasi pemilu empat kali dan meminta persetujuan masyarakat Indonesia tiga kali sebelumnya," ujar Prabowo.

Baca Juga: Potongan Tubuh Misterius Ditemukan Dalam Parit di Pontianak, Diduga Korban Pembunuhan! Identitas dan Motif Masih Dicari Polisi

Prabowo menambahkan, "Mereka tidak memberikan persetujuan saya. Kali ini mereka memberikan persetujuan."

"Di mana kekhawatiran terhadap demokrasi? Menurut saya, ini dibuat-buat oleh segelintir orang. Jadi saya akan bekerja sangat keras agar tidak mengecewakan rakyatku. Warisan yang ingin kita tinggalkan adalah nama baik dalam sejarah negara kita," tambah Prabowo, yang disambut dengan tepuk tangan hadirin.

Prabowo mengatakan keinginannya untuk melayani didasari oleh keikhlasan untuk mensejahterakan rakyat Indonesia.

Baca Juga: Sujiwo Optimis Menang Pilkada Kubu Raya 2024 dengan Dukungan PAN

Ia ingin memberikan kontribusinya dengan wawasan dan pengalamannya dalam kepemimpinan.

"Saya dibesarkan di banyak negara dan melihat banyak dari mereka yang sangat miskin. Dalam hati, saya tidak bisa menerima hal itu di zaman sekarang ini. Indonesia anggota G20, negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia," katanya.

Halaman:

Tags

Terkini