inter-nasional

TNI Berhasil Lumpuhkan KKB Pelaku Penembakan Pesawat Wings Air di Yahukimo

Kamis, 22 Februari 2024 | 20:06 WIB
Markas KST yang berhasil direbut TNI. (Dok. Kapen Kogabwilhan III)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Sejak insiden penembakan Pesawat Maskapai Wings Air di Bandara Nop Goliath Dekai Yahukimo, pasukan TNI telah meningkatkan tingkat kewaspadaan.

Upaya yang dilakukan dengan melakukan pengejaran dan menjalankan tindakan ambush untuk menekan aktivitas Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) di wilayah Yahukimo yang telah menyebabkan kekacauan.

Baca Juga: Oknum TNI Prada Yuwandi, Pelaku Pembunuhan Gadis Sri Mulyani di Pontianak, Ajukan Banding. Keluarga Korban Berharap Putusan Bandingnya Lebih Berat

Kali ini, upaya TNI tersebut membuahkan hasil dengan berhasil menetralisir satu anggota KSTP dan menangkap dua orang lainnya.

Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Richard TH Tampubolon SH MM mengungkapkan hal tersebut melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh Kapen Kogabwilhan III.

Satgas Marinir yang dipimpin oleh Mayor Mar Harionon terus melakukan pemantauan dan pengejaran terhadap Kelompok Bersenjata Pasca (KSTP) setelah kelompok tersebut melakukan penembakan terhadap pesawat Wings Air.

Dalam baku tembak tersebut, satu anggota KSTP tewas dan dua lainnya berhasil ditangkap saat berusaha melarikan diri.

Baca Juga: Biaya Masuk TNI AL: Gratis, Simak Informasi Pentingnya untuk Kamu yang Bercita-cita Menjadi Prajurit AL

"Satgas TNI dari Yonif 7 Marinir yang sedang melakukan pengawasan di area asal penembakan pesawat Wings Air di sekitar Sungai Braza terlibat dalam baku tembak dengan KSTP. Satu anggota KSTP tewas, dan dua lainnya berhasil ditangkap," ujar Kapen Kogabwilhan III.

"Menurut laporan tim di lapangan, terdapat sekitar 10 anggota KSTP yang terlihat bersenjatakan satu pucuk senjata. Ketika terjadi baku tembak, mereka berusaha melarikan diri meninggalkan senjata mereka. Kami akan terus melakukan pengejaran untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama dalam menjaga keamanan operasional penerbangan di area bandara tersebut," tambahnya.

Baca Juga: Nindy Ayunda Bongkar Perselingkuhan Mantan Suaminya dengan Istri Jenderal TNI, Juga Ungkap Penyebab Konflik dengan Ashanty

Sementara itu, hampir bersamaan pada Kamis, 22 Februari 2023, sekitar pukul 11.00 WIT, terjadi baku tembak antara Satgas Yonif 411/Pdw dengan KSTP di Wilayah Distrik Paro Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.

"Di lokasi yang berbeda, di Paro Nduga, terjadi baku tembak antara personel Satgas Yonif 411/Pdw Pos Paro dengan KSTP yang berjumlah 5 orang. Dilaporkan bahwa satu anggota KSTP terkena tembakan, namun berhasil ditarik dan dibawa lari oleh anggota KSTP lainnya," tambah Kapen Kogabwilhan III, Kolonel Czi Gusti Nyoman Suriastawa. ***

Baca Juga: Syarat Pendaftaran Bintara TNI AL 2024 Pria dan Wanita Lengkap. Cek Spektrum Keahlian SMK dan MAK Rekrutmen Bintara PK TNI AL 2024

Tags

Terkini