inter-nasional

Media Asing Soroti Peluang Prabowo Menang Satu Putaran: Positif untuk Persatuan Indonesia

Jumat, 26 Januari 2024 | 12:47 WIB
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menerima kunjungan pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Peluang kemenangan calon presiden Prabowo Subianto dalam satu putaran pada pemilu mendatang menjadi sorotan Duggan Flanakin, seorang analis kebijakan dan kolumnis Committee for a Constructive Tomorrow (CFACT), dalam opini yang dimuat di media Newsmax pada Rabu, 24 Januari 2024.

Baca Juga: Sampai di Jayapura, Pasar Pharaa Sentani Jadi Tempat Pertama yang Dikunjungi oleh Gibran

Dalam tulisannya yang berjudul 'Indonesia Presidential Election Matters - Here's Why', Flanakin menyatakan bahwa Prabowo adalah sosok "pemimpin yang menonjol pada saat ini dan mewakili peluang terbaik bagi Indonesia untuk mencapai potensinya, baik secara domestik maupun global".

Menurut Flanakin, Prabowo memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan, terbukti dari tingkat elektabilitasnya yang terus meningkat hingga mencapai 56%, berdasarkan hasil survei terakhir yang dirilis pada bulan Januari lalu.

Baca Juga: Mediasi Gagal, Catherine Wilson Tetap Pilih Bercerai dari Idham Masse, Soroti Isu Tanggung Jawab

Flanakin juga mencatat bahwa Prabowo mendapatkan dukungan dari Budiman Sudjatmiko, seorang aktivis pro-demokrasi, politisi, dan mantan anggota partai PDIP yang mendukung calon presiden Ganjar Pranowo.

Dalam perjalanan dukung-mendukung ini, Jokowi, anggota PDIP, memberikan dukungan untuk Prabowo.

Analisis Flanakin menyatakan bahwa kemenangan Prabowo dalam satu putaran dapat memberikan dampak positif terhadap persatuan dan kesatuan Indonesia, yang merupakan negara keempat terbanyak penduduknya di dunia.

Baca Juga: Di Bulukumba: La Ode Basir Berharap Relawan Pastikan 200 Suara AMIN di Setiap TPS dan Kawal!

"Jika ia memenangkan lebih dari 50% suara pada putaran pertama pemilu, dan tidak memerlukan kampanye tambahan, pada akhirnya akan mewujudkan pesan positif tentang persatuan bagi sebuah negara yang tidak hanya butuh perhatian internasional namun juga memerlukan perhatian yang lebih besar," tulis Flanakin.

Pemilu ini juga menjadi perwujudan demokrasi terbesar di dunia, dengan sekitar 20.000 perwakilan rakyat yang akan dipilih melalui proses pemilihan suara.

Baca Juga: Intip Koleksi Jam Tangan Mewah Raffi Ahmad Senilai Miliaran Rupiah dari Rolex hingga Richard Mille

Flanakin menekankan pentingnya perekonomian Indonesia sebagai negara terbesar ke-15 di dunia berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB).

Perekonomian ini dianggap penting bagi Amerika Serikat dan Cina dalam persaingan memperoleh pengaruh di kawasan Asia Tenggara.

Flanakin berpendapat bahwa Indonesia memerlukan seorang pemimpin yang dapat mengambil keputusan hati-hati mengingat posisi strategisnya, dan Prabowo dianggap sebagai sosok yang memahami geopolitik.

Halaman:

Tags

Terkini