Ajudan tersebut nampaknya kehilangan kesabaran ketika hendak mendahului truk CPO, namun sopir truk tidak memberikan jalan, meskipun sudah diklaksonkan.
Insiden ini memicu emosi sang ajudan, yang kemudian turun dari mobilnya, diikuti oleh Bupati FX Yapan.
Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutedjo, Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Timur, memastikan bahwa peristiwa ini terjadi di Kutai Barat.
Dia juga mengonfirmasi bahwa pelaku adalah ajudan dari Bupati Kutai Barat FX Yapan.
“Iya benar, itu ajudan dan Pak Bupati (dalam tayangan video). Itu ajudan Pak Bupati anggota TNI. Jadi penanganannya diserahkan ke Kodim (Kodim 0912 Kutai Barat). Kita tidak ada kewenangan memeriksa bersangkutan. Jadi kepolisian berkoordinasi dengan Kodim terkait kejadian itu,” kata Yusuf Sutedjo. ***
Baca Juga: Relawan PRIDE, Relawan Politik Pertama yang Menggunakan AI, Pecahkan Rekor MURI