PONTIANAKGLOBE.COM, YOGYAKARTA -- Ganjar Pranowo, calon presiden nomor urut 3, menanggapi hasil survei Litbang Kompas yang menempatkan pasangan Anies Baswedan-Cak Imin (AMIN) di posisi unggul elektabilitas.
Meski demikian, Ganjar tidak merasa kecil hati dan menyambut hasil survei tersebut dengan sikap optimis.
Baca Juga: Cara Menarik Uang Google Survei Berhadiah Lewat Paypal Sebelum Transfer ke Rekening Bank
"Tidak masalah. Sebenarnya, masih ada survei lain yang menyajikan data berbeda. Bagi kami, ini adalah dorongan untuk berpacu lebih baik lagi. Kita masih memiliki waktu dan sedang melakukan konsolidasi. Jadi, kami tidak merasa kecil hati. Tugas kami adalah bertemu langsung dengan rakyat dan berkomunikasi dengan mereka," kata Ganjar kepada wartawan, Senin, 11 Desember 2023.
Ganjar juga menanggapi hasil survei Litbang yang mengindikasikan pergeseran pemilih dari PDIP.
Menurutnya, sudah ada konsolidasi internal dengan partai pendukung.
"Sebelum survei ini diluncurkan, kami sudah melakukan konsolidasi. Kami sadar bahwa hari ini ada pemilihan umum dengan banyak agenda, seperti pemilihan DPRD, kabupaten kota, provinsi, pusat, DPD, dan tentu saja Pilpres," jelasnya.
"Saat ini kami sedang melakukan konsolidasi. Di lapangan, terjadi fenomena split tiket, di mana seseorang memilih caleg dan presiden dari partai yang berbeda. Posisi seperti ini sedang dikonsolidasikan oleh partai pendukung dan partai pengusung. Teman-teman kami sedang bekerja untuk itu," tambah Ganjar.
Litbang Kompas merilis hasil survei terkait elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden yang akan bertarung pada Pemilu 2024.
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menduduki posisi teratas dengan elektabilitas 39,3 persen.
Baca Juga: Survei Poltracking Sebutkan Erick Thohir Cawapres Elektabilitas Tertinggi di Mata Publik
Survei dilakukan oleh Litbang Kompas pada 29 November hingga 4 Desember 2023 terhadap 1.364 responden yang dipilih secara acak.
Metode penelitian menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia.