Iran mengalami penderitaan besar di akhir Abad Pertengahan dan awal zaman modern akibat invasi suku-suku pengembara.
Pada tahun 1501, Iran dipersatukan oleh wangsa Safawi, mengalihkan agama resmi ke Syi'ah dari Sunni.
Keputusan ini menjadi titik balik penting dalam sejarah Islam.
Kembali menjadi negara adikuasa, Iran bersaing dengan Kekaisaran Utsmaniyah sebagai seteru utama selama berabad-abad, menjadi monarki hingga Revolusi Iran pada tahun 1979, saat Iran menjadi Republik Islam resmi pada 1 April 1979.
Pada paruh pertama abad ke-19, Iran kehilangan wilayah luas di Kaukasus, termasuk Georgia, Dagestan, Azerbaijan, dan Armenia saat terlibat dalam Perang Rusia-Persia pada 1804–1813 dan 1826–1828.***