Pada 1960-an, ia pernah menjadi sopir angkot.
Karier Bisnis: Setelah bertemu dengan pengusaha kayu Malaysia, Burhan Uray, Prajogo bergabung dengan PT Djajanti Group.
Dia kemudian memulai bisnisnya dengan membeli CV Pacific Lumber Coy, yang kemudian menjadi PT Barito Pacific Timber.
Bisnisnya berkembang di berbagai bidang, termasuk petrokimia dengan akuisisi saham PT Chandra Asri Petrochemical dan energi terbarukan melalui Barito Renewables Energy.
Baca Juga: I Nerazzuri Geser Juventus dari Puncak Klasemen, Buntut Kemenangan Inter vs Frosinone 2-0Akuisisi dan Keterlibatan: Prajogo terlibat dalam beberapa akuisisi besar, termasuk akuisisi 70 persen saham Chandra Asri pada 2007.
Pada 2022, ia membeli 33,33 persen saham Star Energy dan membawa perusahaan pertambangan batu bara, Petrindo Jaya Kreasi, menjadi perusahaan publik pada Maret 2023.
Posisi dalam Orang Terkaya Indonesia: Sebelum menjadi orang terkaya Indonesia versi Forbes pada 2023, Prajogo pernah menduduki posisi ketiga pada akhir 2021.
Namun, pada akhir 2023, ia resmi menjadi orang terkaya di Indonesia.
Daftar Orang Terkaya Indonesia 2023:
- Prajogo Pangestu: Rp 607 triliun
- Low Tuck Kwong: Rp 415,6 triliun
- R.Budi Hartono: Rp 357,6 triliun
- Michael Hartono: Rp 344,3 triliun
- Sri Prakash Lohia: Rp 94,6 triliun
- Chairul Tanjung: Rp 87,7 triliun
- Lim Hariyanto Wijaya Sarwono: Rp 68,7 triliun
- Tahir & Keluarga: Rp 67,4 triliun
- Dewi Kam: Rp 67,4 triliun
- Djoko Susanto: Rp 67,4 triliun. ***