inter-nasional

Presiden Jokowi Mengumumkan Keanggotaan Penuh Indonesia dalam FATF

Senin, 6 November 2023 | 22:17 WIB
Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa Indonesia telah secara resmi menjadi anggota penuh Financial Action Task Force (FATF) ke-40. Status keanggotaan ini telah diputuskan oleh FATF pada 27 Oktober 2023 di Paris, Perancis. (Pontianak Globe/BPMI Setpres)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa Indonesia telah secara resmi menjadi anggota penuh Financial Action Task Force (FATF) ke-40.

Status keanggotaan ini telah diputuskan oleh FATF pada 27 Oktober 2023 di Paris, Perancis.

Baca Juga: Olivia Munn Bangga Naiki Triumph, Pernah Diberikan Motor BMW oleh Mantan Pacar saat Ultah

"Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa hasil dari perundingan di Paris pada akhir Oktober lalu adalah bahwa Indonesia telah diterima secara bulat sebagai anggota tetap ke-40 Financial Action Task Force (FATF)," kata Presiden Jokowi dalam pernyataannya yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Senin, 6 November 2023.

Kepala Negara menyatakan bahwa keanggotaan ini memiliki dampak positif dalam meningkatkan persepsi tentang sistem keuangan Indonesia.

Baca Juga: Romantis Banget! Nathalie Holscher Dilamar di Gunung oleh Ladislao Camara

"Selain itu, ini akan meningkatkan keyakinan dan kepercayaan terhadap Indonesia dalam hal bisnis dan iklim investasi," tambah Kepala Negara.

Presiden Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dan berkomitmen untuk mencapai keanggotaan tersebut.

Baca Juga: Susan Sameh Tidak Pasti Tentang Penyakitnya Meskipun Sempat Divonis Kista

"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, serta para pemangku kepentingan utama lainnya atas kerja keras dan komitmen mereka dalam mencapai pencapaian ini," katanya.

Baca Juga: Cedera saat Latihan MMA: CEO Meta Mark Zuckerberg Menjalani Operasi Lutut, Begini Kondisi-nya

Lebih lanjut, Presiden berharap keanggotaan Indonesia dalam FATF dapat membantu mencegah pencucian uang dan pendanaan terorisme di Indonesia.

"Kami berharap bahwa ini akan menjadi langkah awal menuju peningkatan tata kelola rezim anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme di Indonesia," ujar Presiden. ***

Tags

Terkini