PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Sejumlah perwira tinggi TNI berpotensi mengalami perubahan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Salah satunya adalah posisi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), yang kemungkinan akan diisi oleh Letjen TNI Maruli Simanjuntak.
Jenderal TNI Agus Subiyanto saat ini menduduki posisi KSAD.
Ia menggantikan Jenderal Dudung Abdurachman setelah pelantikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), belum lama ini.
Sekarang, nama Jenderal Agus Subiyanto diusulkan oleh Presiden sebagai calon tunggal Panglima TNI yang akan menggantikan Laksamana TNI Yudo Margono menjelang pensiunnya.
Menurut Khairul Fahmi, seorang pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), bursa calon KSAD masih mencakup nama-nama yang populer, kecuali terjadi perubahan signifikan yang dapat mengubah dinamika tersebut.
Letjen Maruli Simanjuntak, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) yang juga menantu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Pandjaitan, termasuk dalam daftar calon potensial untuk posisi KSAD.
Namun, Khairul juga mencatat bahwa masa aktif Letjen Maruli Simanjuntak yang mencapai sekitar lima tahun mungkin dianggap terlalu panjang.
Selain itu bisa berdampak pada proses regenerasi jika Letjen Maruli Simanjuntak menduduki posisi KSAD dalam waktu dekat.
Baca Juga: Mobil Listrik Kecil Chery Little Ant Meluncur, Menjadi Tantangan Bagi Wuling Air EV
Selain Maruli Simanjuntak, beberapa pati Angkatan Darat (AD) yang berpotensi menggantikan Jenderal Agus Subiyanto berasal dari alumni Akademi Militer angkatan 1989.
Mereka antara lain adalah Letjen Eko Margiyono yan saat ini menjabat sebagai Dankodiklat TNI. Letjen Teguh Muji Angkasa, Komandan Pusterad, serta Letjen Rudianto, Kepala BAIS TNI.
Di perkembangan lain, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengumumkan bahwa calon tunggal Panglima TNI yang diusulkan oleh Presiden Jokowi adalah KSAD Jenderal Agus Subiyanto.