inter-nasional

Hari Jadi Kota Pontianak ke-525 Dimeriahkan Atraksi Terjun Payung dan Dentuman Meriam Karbit

Selasa, 24 Oktober 2023 | 05:30 WIB
Ilustrasi Terjun Payung. (SUARAKARYA.ID: Festival terjun payung internasional, dengan tajuk Bali Boogie Jump 23 digelar di pan)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Hari Jadi Kota Pontianak yang ke-252 disemarakkan oleh sejumlah atraksi yang mengesankan.

Aksi terjun payung oleh empat penerjun dari Federasi Aerosport Indonesia (Fasida) Kalbar, serta atraksi dengan dua pesawat tempur dari Lanud Supadio memukau para tamu undangan.

Selain itu, ada pula Tari Jepin Massal yang melibatkan 12 ribu penari, yang menjadi bagian dari perayaan.

Baca Juga: Ketika Ganjar Pranowo, Siti Atikoh, dan Alam Nikmati Santai Makan Siang di Bakmi Milenial di Jakarta Selatan

Dentuman meriam karbit yang diiringi oleh bunyi sebanyak dua kali, lima kali, dan dua kali lagi menggema, menandai usia Kota Pontianak, yang juga dikenal sebagai Bumi Khatulistiwa.

Puncak Hari Jadi Kota Pontianak semakin meriah dengan tarian Jepin serentak yang diikuti oleh pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, anggota Forkopimda, tamu undangan, dan seluruh peserta Tari Jepin Massal.

Perayaan tersebut juga mencakup peluncuran koleksi kain dan fashion show on the street yang diadakan oleh Dekranasda Kota Pontianak.

Baca Juga: PDIP Tunjuk Gibran Rakabuming Jurkam Ganjar-Mahfud, Apakah Gibran Mundur dari Bursa Cawapres Prabowo?

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menjelaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-252 Pontianak mengusung tema "Pontianak Bersinar Harmonis dan Tangguh."

Ia menyebut bahwa "bersinar" merujuk pada arti "Bersih Sehat Aman Indah dan Ramah," serta mencerminkan fakta bahwa Kota Pontianak dilalui oleh Garis Khatulistiwa dan selalu disinari oleh matahari.

Perayaan Hari Jadi ini adalah semangat bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama memajukan Kota Pontianak, dan Pemkot Pontianak berkomitmen untuk menjadikan kota tersebut nyaman bagi warganya.

Baca Juga: Paus Fransiskus Angkat Fransiskus Nipa Sebagai Uskup Agung Koajutor Makassar, Begini Kiprahnya

Edi menekankan bahwa kota ini dikenal karena keharmonisannya, dengan beragam etnis yang berkontribusi dalam pembangunan dan menciptakan kekuatan yang besar.

Melalui kolaborasi dan kerja sama ini, Pontianak berhasil meraih berbagai keberhasilan dalam berbagai bidang, termasuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 80,4 persen, nilai tertinggi di Kalbar dan di atas rata-rata nasional.

Meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti pandemi COVID-19 dan masalah infrastruktur, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sosial, Kota Pontianak berhasil mengatasi semuanya dengan baik dan meraih berbagai penghargaan, harapannya adalah menjaga kondusifitas dan persatuan saat menghadapi pemilu dalam waktu dekat.

Halaman:

Tags

Terkini