PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dari Madura, Islah Bahrawi, mengadakan pertemuan tertutup dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di kediamannya, Jalan Denpasar Raya, Kuningan, Jakarta, pada malam Selasa, 17 Oktober 2023.
Pertemuan ini berlangsung selama sekitar dua jam.
Baca Juga: Megawati dan Mahfud Md Bertemu Sebelum Pengumuman Cawapres Ganjar
Dalam pertemuan tersebut, Islah Bahrawi bertujuan untuk mengonfirmasi kabar tentang kemungkinan Mahfud MD dipilih sebagai calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo.
Namun, ketika ditanya mengenai hal ini, Mahfud MD tidak dapat memberikan kepastian. Islah Bahrawi menyampaikan, "Saya hanya ingin mengonfirmasi kepada Pak Mahfud apakah benar bahwa beliau akan menjadi cawapres. Pak Mahfud menjawab, 'Saya tidak bisa memastikan hal itu sebelum pendaftaran ke KPU.'"
Islah Bahrawi menyadari bahwa nama Mahfud semakin sering disebut sebagai cawapres potensial bagi Ganjar Pranowo.
Selain itu, beredar foto Mahfud bersama Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri yang diambil di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar pada hari yang sama.
Namun, Islah menegaskan bahwa foto tersebut tidak dapat dijadikan bukti pasti bahwa Mahfud akan dipilih sebagai cawapres Ganjar. Islah mengatakan, "Namun, kita tidak bisa membuat asumsi apa pun."
Baca Juga: SMRC Gelar Survei di Jatim, Hasil Mengejutkan, Ada Nama Mahfud Dalam Survei Sebagai Bacawapres
Islah Bahrawi menegaskan bahwa kunjungannya ke kediaman Mahfud juga terkait dengan hubungan dekat mereka sebagai mantan Ketua MK.
Islah mengakui bahwa dia sering berkunjung dan berbincang dengan Mahfud di kediaman tersebut.
Islah meminta semua pihak untuk mendoakan agar kepastian mengenai sosok cawapres Ganjar dapat diumumkan dengan jelas pada Rabu, 18 Oktober 2023 oleh Megawati.
Islah menambahkan, "Karena Pak Mahfud pernah mengalami pengalaman yang serupa, yaitu saat secara mendadak tidak terpilih sebagai cawapres pada saat pendaftaran Pilpres 2019. Oleh karena itu, kami ingin menghindari situasi yang serupa, jadi Pak Mahfud juga tidak dapat memberikan kepastian sampai proses pendaftaran ke KPU selesai."
Dengan demikian, kepastian mengenai cawapres Ganjar masih menjadi tanda tanya, dan Mahfud MD belum dapat memastikan perannya hingga pendaftaran resmi ke KPU. ***