PONTIANAKGLOBE -- Pertamina bersama Kepolisian masih melakukan investigasi penyebab kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang terjadi pada Jumat (3 Maret 2023) malam.
Kedua belah pihak bisa bisa memastikan kepada publik, asal muasal sehingga kebakaran hebat berdampak terhadap sebanyak 18 orang meninggal dunia.
Dirut Pertamina Nicke Widyawati mengatakan pihaknya dan penegak hukum sedang melakukan investigasi penyebab kebakaran di Depo Pertamina Plumpang tersebut.
"Kami investigasi berasama tim gabungan dan semoga ada masukan supaya tidak terjadi lagi hal serupa," kata Nicke Widyawati dikutip Pontianak Globe, Sabtu (4 Maret 2023).
Direktur Logistik dan Infrastruktur Erry Widiastono saat menemani Menteri BUMN Erick Thohir menyebutkan kemungkinan dugaan terjadi kebakaran berasal dari pipa jalur Balongan masuk ke Depo Terminal Plumpang.
"Ini masih dugaan, ada 2 jalur minyak ke tangki-tangki ini. Pertama balongan, lewat jalur pipa satu lagi lewat laut dari Tanjung Priok. Kami menduga lewat pipa (Balongan) itu mampet dan muncrat yang menyebabkan uap karbon [pemicu kebakaran besar]," kata Erry Widiastono.
Sementara itu, dari siaran pers Pertamina menyatakan ada temuan kebocoran pipa penerimaan BBM pada pukul 19.33 dan diikuti kebakaran di area pemukiman warga.
Sementara itu, Kapolri L. Sigit P mengatakan serupa belum bisa memberikan keterangan penyebab kebakaran karena pihaknya masih bekerja. Dia menyebutkan tim gabungan investigasi masih berada dilokasi untuk olah TKP.
"Tim sedang bekerja dari masyarakat, Pertamina, tim ahli untuk mencari tahu penyebab kebakaran," kata Sigit.
Artikel Terkait
Depo Pertamina Plumpang Terbakar Hebat, Sudah 18 Orang Meninggal Dunia
Dirut Pertamina Nicke Widyawati: Investigasi Penyebab di Depo Pertamina Plumpang Sedang Berlangsung