Direktur RS Indonesia Gugur di Gaza, Menko Polhukam Sebut Pengabdian yang Melampaui Batas

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 5 Juli 2025 | 09:13 WIB
Menko Polkam, Budi Gunawan, dalam suatu kesempatan. Ia berduka atas meninggalnya direktur RS Indonesia di Gaza. (Instagram @bgunawan_id)
Menko Polkam, Budi Gunawan, dalam suatu kesempatan. Ia berduka atas meninggalnya direktur RS Indonesia di Gaza. (Instagram @bgunawan_id)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Budi Gunawan, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya dr Marwan al-Sultan, Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina.

Marwan dilaporkan gugur bersama istri dan anggota keluarganya dalam serangan udara Israel di Gaza pada Selasa, 2 Juli 2025.

Baca Juga: Walkot Pontianak : Skatepark Memang Diperuntukkan Bagi Skater

Ia menjadi salah satu korban meninggal dunia di tengah eskalasi militer di wilayah utara Gaza.

Menko Budi menyebut Marwan sebagai sosok teladan, bukan hanya sebagai dokter, tetapi juga pejuang kemanusiaan yang mengharumkan nama bangsa.

“Almarhum adalah sosok teladan, seorang dokter, pemimpin, dan pejuang kemanusiaan,” ujarnya dalam pernyataan tertulis yang dikutip dari laman resmi Kementerian Polhukam RI, Sabtu, 5 Juli 2025.

Baca Juga: 140 Tahun Beroperasi Del Monte Foods Bangkrut, Salah Strategi saat Pandemi dan Permintaan Anjlok

Ia menambahkan, keberanian dan pengabdian Marwan menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kemanusiaan melampaui batas negara, agama, dan konflik.

“Ia bukan hanya milik Gaza, tetapi juga milik dunia, seorang anak bangsa yang memilih jalan pengabdian dalam medan yang sunyi namun penuh arti,” tutur Budi.

Budi juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi Marwan yang telah merawat sesama dalam kondisi yang sangat sulit dan berbahaya.

Baca Juga: Polsek Sungai Raya Peringati Hari Bhayangkara ke-79 dengan Sederhana

Ia menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk menyerukan penghormatan terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan internasional, termasuk perlindungan fasilitas kesehatan dan tenaga medis di wilayah konflik.

“Kepada keluarga besar Dr. Marwan dan seluruh tim medis yang masih bertugas di Gaza, kami sampaikan simpati yang tulus dan doa yang khusyuk,” kata Budi.

“Semoga almarhum husnul khatimah, dan semangat kemanusiaannya tetap hidup serta menjadi inspirasi bagi kita semua,” pungkasnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X