Sejarah Hari Buruh Internasional 1 Mei, Mengenang Perjuangan dan Tragedi di Chicago

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 1 Mei 2025 | 08:45 WIB
Ilustrasi Hari Buruh dan awal mula peringatan di Indonesia.  (Freepik)
Ilustrasi Hari Buruh dan awal mula peringatan di Indonesia. (Freepik)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Setiap tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh Internasional, momen untuk mengenang perjuangan para pekerja dalam menuntut hak kerja yang layak.

Peringatan ini bermula dari tragedi Haymarket di Chicago, Amerika Serikat, pada tahun 1886.

Baca Juga: Pengakuan Robby Abbas soal Masa Lalu Lisa Mariana: Seperti Apa Pekerjaan Sang Model?

Saat itu, para buruh menggelar aksi protes menuntut lingkungan kerja yang aman dan pengurangan jam kerja yang sebelumnya mencapai 14 hingga 18 jam per hari—kondisi yang membahayakan kesehatan mereka.

Pada 1 Mei 1886, sekitar 300 ribu buruh dari 13 ribu perusahaan di seluruh Amerika Serikat melakukan aksi mogok kerja.

Tuntutan utama mereka adalah pemberlakuan jam kerja delapan jam per hari tanpa pengurangan upah.

Baca Juga: Xiaomi TV A Pro 2026 Hadir di Indonesia, Desain Premium, Teknologi Pintar, Harga Terjangkau

Ketegangan memuncak pada 3 Mei 1886 ketika terjadi bentrokan antara buruh dari perusahaan McCormick Harvesting Machine Company dan aparat kepolisian. Aksi tersebut menelan satu korban jiwa dan sejumlah lainnya luka-luka.

Aksi berlanjut keesokan harinya, 4 Mei 1886, di Haymarket Square sebagai bentuk protes atas tindakan brutal aparat.

Di tengah unjuk rasa, seseorang melempar bom ke arah polisi, menewaskan tujuh petugas dan delapan warga sipil.

Baca Juga: Sorotan Khusus Dedi Mulyadi soal Skandal Kekerasan OCI Taman Safari, Sebut Gugat-gugatan Tak akan Selesai Masalah

Sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan tersebut, federasi internasional kelompok sosialis dan serikat pekerja pada tahun 1889 menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional.

Tanggal ini dipilih untuk mendukung dan memperingati perjuangan para pekerja, khususnya tragedi Haymarket di Chicago. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X