PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto terus mendorong percepatan pemerataan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan bagi siswa dan ibu hamil di seluruh Indonesia.
Sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025, program ini telah menjangkau lebih dari 650 ribu penerima manfaat di 31 provinsi.
Baca Juga: Tambah Kecap Manis di Steak, Rasanya Jadi Lebih Nikmat! Begini Kata Chef Guga
Dengan target mencapai 6 juta penerima hingga Agustus 2025, pemerintah menggalang kerja sama lintas kementerian untuk memastikan program ini berjalan optimal dan tepat sasaran.
Para Menteri Prabowo Percepat Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis: "Kami Ingin Melayani Lebih Banyak Lagi"
Seperti diketahui Presiden RI Prabowo Subianto mendorong percepatan pemerataan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar dapat menjangkau lebih banyak siswa dan ibu hamil di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Jangan Dibuang, Minyak Jelantah Bisa Menjadi Uang! Ikuti Langkah Tukar Menukarnya
Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana usai menghadiri Rapat Terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih yang dipimpin oleh Prabowo di Istana Merdeka, Jumat, 17 Januari 2025.
Dadan menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan percepatan pemerataan program ini.
Baca Juga: Nanang 'Gimbal' Ungkap Dendam Sejak 2019, Sebut Ini Alasan Pembunuhan Sandy Permana
“Bapak Presiden sangat peduli dengan kebutuhan anak-anak yang belum terlayani program makan bergizi. Banyak laporan yang masuk, bahkan anak-anak berusia lima tahun bertanya kepada orang tua mereka, ‘Ibu, kenapa saya belum mendapat makan dari Bapak Prabowo, sementara teman-teman saya sudah?” ujar Dadan.
Sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025, Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 31 provinsi dengan lebih dari 650 ribu penerima manfaat.
“Alhamdulillah, dalam waktu 10 hari, program ini sudah berjalan di 31 provinsi dengan cakupan 230 satuan pelayanan, melayani lebih dari 650 ribu penerima manfaat. Jumlah ini terus bertambah setiap hari,” jelasnya.
Pemerintah menargetkan penambahan cakupan program secara bertahap.
Pada Januari-April 2025, program ini ditargetkan menjangkau 3 juta penerima manfaat, dan pada April-Agustus 2025 ditargetkan mencapai 6 juta penerima.
Artikel Terkait
Banggar DPR Bahas Anggaran untuk Tujuh Menko Kabinet Presiden Prabowo Subianto, Begini Rinciannya
Komitmen Prabowo Subianto, Tangkap Puluhan Koruptor dalam Dua Bulan
Kesan Haru Mahasiswa Al Azhar Kairo Saat Dikunjungi Presiden Prabowo Subianto
Prabowo Subianto Sambut Tahun Baru di Bundaran HI, Disambut Lautan Manusia
Prabowo Subianto Minta Kementerian Hemat Demi Prioritas Anak dan Guru
Prabowo Subianto Tegaskan Pentingnya Efisiensi di Pemerintahan, 'Saya Paham Praktik Akal-akalan'