Menyoroti Prabowo yang Mampir ke China, Intip Alasan Dua Tokoh Menteri yang Ikut Sang Presiden RI Bertemu Xi Jinping

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 9 November 2024 | 12:04 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto memulai lawatan perdananya ke luar negeri sejak dilantik sebagai Presiden, dengan negara pertama yang dituju adalah China. (Dok. Pontianak Globe)
Presiden RI Prabowo Subianto memulai lawatan perdananya ke luar negeri sejak dilantik sebagai Presiden, dengan negara pertama yang dituju adalah China. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, BEIJING -- Presiden RI Prabowo Subianto memulai lawatan perdananya ke luar negeri sejak dilantik sebagai Presiden, dengan negara pertama yang dituju adalah China.

Prabowo berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Jumat, 8 November 2024, dengan menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia untuk memenuhi undangan resmi dari Presiden China, Xi Jinping.

Baca Juga: Kini Tersedia Fitur Atur Limit di BRImo, Cara Efektif Kendalikan Pengeluaran Anda di Bank BRI

"Kami akan melaksanakan kunjungan ke luar negeri, pertama untuk memenuhi undangan Presiden RRT (Republik Rakyat Tiongkok)," ujar Prabowo sebelum keberangkatannya dari Jakarta.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, bersama sejumlah menteri kabinet, turut hadir untuk melepas keberangkatan Presiden hingga ke tangga pesawat.

Didampingi Dua Menteri

Dalam kunjungan ini, Prabowo didampingi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa kehadiran kedua menteri ini bertujuan untuk memperkuat potensi kerja sama antara Indonesia dan China di bidang kelautan serta pengembangan perumahan dan permukiman.

Baca Juga: Sukses Besar! Ayo Golf Tournament 2024 Diikuti 146 Peserta di Bogor

“Kehadiran kedua menteri ini untuk menjajaki peluang kerja sama dengan China, sesuai kapasitas bidang mereka,” ujar Prasetyo Hadi.

Menurut Prasetyo, undangan untuk kunjungan ini sudah disampaikan cukup lama oleh pihak pemerintah China.

"Teman-teman dari Tiongkok sudah lama mengundang dan sangat mengharapkan kehadiran Pak Prabowo," jelas Prasetyo.

Prabowo dijadwalkan akan berada di China hingga 10 November 2024 sebelum melanjutkan kunjungan ke negara berikutnya.

Setelah mengakhiri kunjungannya di China, Prabowo akan melanjutkan perjalanan ke Amerika Serikat untuk memenuhi undangan dari Presiden AS Joe Biden.

Pertemuan bilateral ini akan berlangsung di Washington, DC, sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan terhadap posisi Indonesia di mata internasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X