78 Tewas saat Kapal Bermuatan 278 Orang Tenggelam di Danau Kivu Republik Kongo

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 8 Oktober 2024 | 10:03 WIB
Kapal yang bermuatan penuh penumpang terbalik dan tenggelam di Danau Kivu, Kongo. Setidaknya 78 orang dilaporkan meninggal.  (dimsumdaily.hk)
Kapal yang bermuatan penuh penumpang terbalik dan tenggelam di Danau Kivu, Kongo. Setidaknya 78 orang dilaporkan meninggal. (dimsumdaily.hk)

PONTIANAKGLOBE.COM, KINSHASA, KONGO -- Setidaknya 78 orang tewas ketika sebuah feri terbalik di Danau Kivu di bagian timur Republik Demokratik Kongo, beberapa saat sebelum mencapai tujuannya di Goma Kamis, 3 Oktober 2024, WIB. 

Insiden itu terjadi pada Kamis pagi saat kapal yang membawa 278 penumpang itu mendekati pantai Goma dari kota Minova di Kivu Selatan.

Baca Juga: Duo Smartphone Infinix Hot 50i dan Smart 9 Tersedia di Indonesia, Harganya Tak Bikin Kantong Bolong Mulai Rp 1 Jutaan

Sebuah video menyedihkan yang muncul di internet menangkap momen-momen terakhir feri saat terbalik dan tenggelam secara dramatis. 

Gubernur Jean Jacques Purisi dari wilayah yang terkena dampak mengonfirmasi jumlah korban kepada kantor berita Reuters dan mengindikasikan bahwa jumlah korban tewas mungkin bertambah.

"Butuh waktu setidaknya tiga hari untuk mendapatkan angka pastinya karena belum semua jenazah ditemukan," katanya.

Baca Juga: Mahkamah Konstitusi Periksa UU KSDAHE, Koalisi Tuntut Kejelasan dan Keterlibatan Masyarakat Adat

Aktivis lokal Aaron Ashuza, yang hadir di lokasi kejadian, menceritakan kepada BBC tentang upaya mengerikan untuk mengangkat jenazah dari air, dan mencatat bahwa beberapa penumpang yang terluka dilarikan ke rumah sakit. 

Tragisnya, sedikitnya dua anak meninggal karena luka-luka mereka setelah dirawat di rumah sakit, menurut laporan dari AFP.

Para penyintas berbagi cerita mengerikan tentang bencana tersebut. 

Baca Juga: iPhone SE 2025, Desain Elegan dan Performa Tangguh dengan Harga Terjangkau

Alfani Buroko Byamungu, seorang penyintas berusia 51 tahun, menceritakan kepada Reuters bagaimana meskipun kondisi air tenang, feri tersebut tiba-tiba mulai tenggelam. 

“Saya melihat orang-orang tenggelam, banyak yang tenggelam. Saya melihat wanita dan anak-anak tenggelam di air, dan saya sendiri hampir tenggelam, tetapi Tuhan menolong saya,” kenangnya.

Baca Juga: Fakta Menarik, Ternyata Makanan Beku Menyimpan Nutrisi Lebih Baik dari Makanan Segar

Saksi mata termasuk Bahati Selemani, seorang pekerja dermaga yang terlibat dalam operasi penyelamatan, mengaitkan terbaliknya kapal dengan kelebihan muatan dan kondisi cuaca buruk. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Reuters, AFP, AP, dimsumdaily.hk

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X