Anjing Herder yang Serang Warga di Semarang Kini Disuntik Mati, Ini Lho 3 Kasus Serupa

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 24 September 2024 | 05:00 WIB
Seekor anjing trah German Shepherd atau Herder Jerman yang sering membantu polisi.  (Pontianak Globe/Pexels.com @Vladislav Tsankov )
Seekor anjing trah German Shepherd atau Herder Jerman yang sering membantu polisi. (Pontianak Globe/Pexels.com @Vladislav Tsankov )

PONTIANAKGLOBE.COM, SEMARANG -- Seekor anjing herder menyerang dan menggigit pejalan kaki di perumahan Graha Padma, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat, 13 September 2024 lalu.

Kapolsek Tugu, Kompol Fajar Widianto, mengungkapkan bahwa peristiwa serangan anjing herder itu terjadi ketika korban berjalan di depan salah satu rumah di Graha Padma.

Baca Juga: Begini Cara Merawat Agar Anjing Kesayangan Kamu Sehat dan Berumur Panjang

Seekor anjing herder tiba-tiba keluar dan menyerang seorang perempuan pejalan kaki hingga mengalami luka parah.

“Luka bekas gigitan anjing di bagian paha sebelah kiri sepuluh jahitan, dua jahitan di bagian pinggang sebelah kanan, luka di bagian punggung sebelah kiri,” kata Fajar kepada wartawan pada Selasa, 17 September 2024.

Menyikapi peristiwa itu, Polsek Tugu membantu proses mediasi antara keluarga korban dan pemilik anjing. Keluarga korban meminta pihak pemilik anjing untuk menanggung biaya pengobatan dan tindakan medis.

Selain itu, warga sekitar juga sepakat untuk melakukan tindakan suntik mati terhadap anjing herder tersebut.

Baca Juga: Waspada! 10 Jenis Penyakit Ini bisa Menyerang Anjing Kesayangan Kamu. Ketahui Cara Menghindari dan Obatinya

Selain kasus serangan anjing herder terhadap pejalan kaki di Semarang, terjadi juga kasus serupa yang pernah viral di media sosial. Berikut ini tiga kasus di antaranya:

Baca Juga: Jenis-jenis Kutu yang Bisa Menyerang Anjing Kesayangan Kamu, Begini Cara Menghindarinya

  1. Anak Berusia 7 Tahun Diserang Anjing Tetangganya

    Seorang anak berusia 7 tahun di Jakarta Selatan digigit seekor anjing pada Senin, 17 Juni 2024. Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Widya Agustiono, mengungkapkan bahwa korban awalnya berjalan menuju mushola untuk melihat hewan kurban bersama neneknya. Ketika melintas di depan rumah tetangganya yang memiliki anjing, korban menengok ke dalam rumah tersebut. Tiba-tiba seekor anjing menyerang korban dari dalam pagar rumah. Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka pada bagian mata sebelah kirinya dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
  2. Amukan Anjing ke Warga Desa di Bali

    Seekor anjing yang diduga rabies mengamuk dan menggigit para warga di Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Jumat, 26 April 2024 lalu. Rata-rata korban mengalami luka di bagian jari tangan, kaki, dan kepala. Seekor anjing betina itu menyerang warga di berbagai wilayah, termasuk Banjar Melaya Pantai dan Banjar Pangkung Dedari. Salah satu warga yang terkena gigitan di Banjar Pangkung Tanah, Ni Wayan Budiarni, mengeluhkan dirinya mendapatkan 24 jahitan di bagian wajahnya.
  3. Bocah 10 Tahun di Medan Tewas Akibat Gigitan Anjing

    Seorang bocah berusia 10 tahun di Medan tewas setelah digigit anjing milik tetangganya pada Kamis, 10 Juni 2021. Peristiwa bermula ketika Reza bersama temannya jajan ke warung dan melewati rumah tetangganya yang memiliki anjing. Anjing yang sedang tidak dirantai itu langsung keluar pagar dan menggigit paha korban. Kuasa Hukum korban, Oki Adriansyah, menuturkan bahwa saat kejadian itu pemilik anjing sedang kedatangan tukang air galon, sehingga pagarnya terbuka. Setelah korban digigit anjing, dia tidak langsung pulang ke rumah, sehingga tidak mendapatkan tindakan medis segera. Kondisi korban semakin mengkhawatirkan dan menunjukkan gejala rabies, hingga akhirnya meninggal dunia pada Minggu, 13 Juni 2021. ***
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X