Mantan Wali Kota Bamban di Filipina, Alice Guo, Ditangkap di Indonesia karena Kasus Mata-mata dan Pencucian Uang

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 5 September 2024 | 19:20 WIB
Potret Mantan Wali Kota Filipina Alice Guo. (Facebook.com @AliceLealGuo)
Potret Mantan Wali Kota Filipina Alice Guo. (Facebook.com @AliceLealGuo)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kasus penangkapan Alice Guo, mantan Wali Kota Bamban di Filipina, menarik perhatian publik di Indonesia.

Meski pernah menjabat sebagai wali kota, Alice adalah buronan pemerintah Filipina.

Baca Juga: Transformasi Merek, Ace Hardware Jadi ACES dan Tren Rebranding di Dunia Bisnis

Ia mengklaim bahwa ayahnya berasal dari China, sementara ibunya warga negara Filipina.

Namun, Parlemen Filipina meragukan pengakuan tersebut karena menduga Alice sebenarnya adalah warga negara China bernama Guo Hua Ping, yang diduga terkait dengan sindikat kriminal di China.

Parlemen Filipina menyelidiki operasi penipuan yang melibatkan Alice, bahkan menudingnya sebagai mata-mata China yang melindungi kelompok kriminal di Filipina.

Baca Juga: Ria Norsan dan Krisantus Bertekad Angkat Tradisi Robo'-Robo' ke Panggung Nasional

Situasi semakin rumit ketika Senat Filipina menangkap saudara perempuannya, Cassandra Li Ong, di Batam, Kepulauan Riau, pada 18 Agustus 2024.

Alice sebelumnya diduga berhasil lolos dari pemeriksaan perbatasan pada Juli 2024 dan menyusup ke Indonesia melalui Malaysia dan Singapura.

Baca Juga: Direktur Cerdas Demokrasi Indonesia Krisantus Heru Siswanto Sebut Ria Norsan-Krisantus Kurniawan Paduan Ideal untuk Kalbar 2024

Pada akhirnya, Alice Guo ditangkap di Tangerang, Banten, pada 3 September 2024 setelah lama dicari karena menolak hadir dalam penyelidikan.

Penangkapan ini dikonfirmasi oleh Kadiv Hubinter Polri, Irjen Krishna Murti, yang menyebutkan kerja sama dengan Polda Metro Jaya dan Polrestabes Bandung dalam operasi tersebut.

Alice Guo juga diduga terlibat dalam kasus pencucian uang yang mencakup lebih dari 100 juta peso (sekitar Rp2,7 miliar), bersama 35 orang lainnya.

Baca Juga: Dukungan Masyarakat untuk Ria Norsan dan Krisantus Kurniawan di Pilgub Kalbar 2024 Menguat, Ternyata karena Alasan Ini

Uang tersebut berasal dari aktivitas kriminal yang melibatkan perjudian daring ilegal di kompleks dekat balai kota Bamban.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Al Jazeera, TIME, GMA Network, Think China

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X