PONTIANAKGLOBE.COM, Media Center San Agustin| Pontianak, Kamis 01 Agustus 2024 – Bagaimana UNIMAS menilai poin tantangan dan peluang dalam menjalin kemitraan akademik dengan institusi pendidikan di Indonesia, khususnya dengan Kampus San Agustin?
Pertanyaan Media Center saat mewawancarai Dr. Noratikah bt Mohamad Ashari - The Deputy Dean - Industry and Community Engagement dari Faculty of Education, Language and Communication of Universiti Malaysia Serawak pada Selasa 30 Juli 2024 lalu.
Dia menilai peluang yang dihadapi diawali dengan melihat pada apa yang dimiliki bersama.
“Saya pikir, saya menilai lebih kepada kesamaan konteks, tujuan dan permasalaha yang memang kedua institusi miliki. Ya, sebagai sesame universitas di pulau Borneo, kita tentu dapat berkolaborasi dalam mencari solusi akan berbagai tantangan, masalah, dan peluang yang sama juga,” kata Noratikah, (30/07).
Pertemuan itu dihadiri oleh sejumlah jajaran pengurus antara UNIMAS dan jajaran pihak San Agustin, di Kampus II Pontianak.
Ketika Noratikah ditanya konteks penelitian bersama, dapatkah mereka memberi tahu San Agustin pada area fokus penelitian utama untuk FELC? Bagaimana menurut UNIMAS bisa berkolaborasi?
Noratikah mengatakan bahwa fokus utama FELC adalah, pendidikan, bahasa, dan komunikasi.\
Yang mereka upayakan pertama-tama, bagaimana dua belah pihak (UNIMAS dan San Agustin) bisa mencari konteks permasalah dan solusi berkakitan dengan hal-hal tersebut.
Menurutnya, UNIMAS dan San Agustin dapat saling bekerja sama dalam penelituan tentang bagaimana isu-isu dalam kebahasaan pendidikan serta atau komunikasi seperti bagiamana menggunakan bahasa yang benar dalam konteks yang benar.
“Bagaimana kita bisa berkomunikasi dengan audiens yang tepat dan lain sebagainya,” tambah Noratikah (30/07).
Visi panjang FELC hubungan internasional dan operasi akademik dengan San Agustin
Noratikah menitikberatkan agar mereka dapat bertumbuh bersama, yang paling penting yaitu saling belajar satu dengan yang lain.
“Ya, untuk tumbuh bersama kita banyak belajar dari satu sama lain. Saya pikir San Agustinus masih muda, tapi kita akan bisa saling belajar. Pengalaman kami mungkin berbeda dengan apa yang Anda alam, jadi saya pikir ketika kita tumbuh bersama akan menjadi hal yang baik,” katanya, (30/07).
Di masa yang akan datang, menurutnya mereka harus terus bekerja sama dan berkolaborasi baik agar kualitas semua semakin meningkat.