Gibran: Pembangunan di Papua Harus Terus Dilanjutkan, Tidak Boleh Ditinggalkan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 26 Januari 2024 | 17:58 WIB
Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan di Papua bersama dengan calon presiden, Prabowo Subianto. (Dok. Pontianak Globe)
Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan di Papua bersama dengan calon presiden, Prabowo Subianto. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAYAPURA -- Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan di Papua bersama dengan calon presiden, Prabowo Subianto.

Mereka berdua bersumpah tidak akan meninggalkan Papua.

Pernyataan ini disampaikan Gibran saat bertemu dengan tokoh adat Papua di Kampung Sere, Jayapura, pada Jumat, 26 Januari 2024.

Baca Juga: Film 'Pemukiman Setan' Begini Informasi Pemeran dan Sinopsis

"Saya tidak ingin bapak/ibu merasa ditinggal, Papua tidak boleh ditinggal, Papua harus terus dibangun," tegas Gibran.

Gibran menjelaskan konsep pembangunan yang ditawarkan oleh pasangan nomor urut 2.

Konsep ini telah ia sampaikan dalam berbagai kesempatan, termasuk dalam debat Calon Wakil Presiden, yaitu pembangunan yang bersifat Indonesia sentris.

"Saya sering menjelaskan tentang pemerataan pembangunan yang tidak lagi berpusat di Jawa, tetapi sudah mulai bersifat Indonesia sentris," katanya.

Menurut Gibran, langkah menuju pembangunan Indonesia sentris diwujudkan melalui proyek Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca Juga: Sinopsis Film 'Pemukiman Setan', Malapetaka Nasib Perampokan di Rumah Tua

Gibran juga menyampaikan pandangannya bahwa ekonomi Papua harus terus tumbuh dengan membangun pusat-pusat ekonomi seperti pasar tradisional.

"Tadi, begitu saya mendarat, saya langsung ke pasar Mama Prahaa. Saya berharap ke depannya akan ada lebih banyak pasar tradisional yang dibangun untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Selain itu, pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia melalui pembangunan infrastruktur dan konektivitas menjadi langkah yang harus dijalankan secara serentak.

Baca Juga: Ayo Bersihkan Lingkungan, Tukar Botol Plastik Jadi Saldo BSI, Mulai dengan Download Plasticpay

"Akses konektivitas, termasuk jalan-jalan desa dan jalan nasional, harus dibangun di seluruh tanah Papua. Karena sekali lagi, tanpa koneksi yang baik, jika masih ada jalan berlubang atau belum diaspal, harga pangan akan menjadi mahal. Oleh karena itu, konektivitas sangat penting," kata Gibran, disambut dengan dukungan dan aplaus dari tokoh adat dan warga yang hadir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X