PONTIANAKGLOBE.COM -- Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) telah mengumumkan tema Natal tahun 2023 serta menyampaikan pesan khusus untuk umat yang merayakannya.
Menurut Surat Keputusan Bersama (SKB) dari 3 Menteri, Hari Raya Natal 2023 akan jatuh pada tanggal 25 Desember, diikuti dengan cuti bersama pada tanggal 26 Desember.
Berikut adalah informasi lebih lanjut mengenai tema dan pesan Natal tersebut.
Tema Natal PGI Tahun 2023
Tema Natal yang diumumkan oleh PGI untuk tahun 2023 adalah "Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi" (Berdasarkan Lukas 2:14). Ayat Lukas 2:14 menyatakan, "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya."
Pesan Natal Tahun 2023
Tema Natal ini akan menjadi panduan untuk kotbah-kotbah Natal di seluruh Indonesia, terutama di gereja-gereja yang berada di bawah naungan KWI dan PGI.
Berikut adalah pesan Natal 2023 yang akan dibacakan selama perayaan Natal di gereja-gereja:
Dengan tema yang dipilih dan pesan Natal yang diumumkan, PGI dan KWI berharap agar perayaan Natal tahun 2023 dapat menjadi momen yang penuh dengan makna dan damai bagi umat yang merayakannya.
Berikut pesan Natal 2023 dari PGI-KWI yang akan dibacakan pada saat perayaan Natal di gereja-gereja.
Saudara-Saudari terkasih.
Natal merupakan perayaan sukacita karena Allah berkenan menjumpai seluruh ciptaan-Nya dalam peristiwa kelahiran Yesus Kristus. Sukacita itu terungkap antara lain dalam nyanyian para malaikat dan bala tentara surga: "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi, dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya" (Lk 2:14).
Warta suka cita tentang kelahiran Yesus di kota Betlehem menggembirakan hati para gembala. "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa. Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat yaitu Kristus Tuhan di kota Daud" (Lk 2:10-11). Para gembala adalah pribadi-pribadi sederhana yang memiliki harapan besar kepada Sang Mesias sebagai pembawa damai sejahtera.
Natal mengajak umat beriman untuk masuk dalam karya penyelamatan Allah dan bertemu dengan Sang Juru Selamat agar mengalami damai sejahtera. "Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu di panggil menjadi satu tubuh dan bersyukurlah" (Kol 3:15). Damai sejahtera (shalom) sebagai suasana hidup yang damai, rukun, dan tentram, tidak hanya berkaitan dengan hubungan antara manusia dengan Allah, tetapi juga hubungan antarsesama umat manusia dan antara manusia dengan alam semesta.
Saudara-saudari terkasih
Kelahiran Yesus yang menjadi wujud karya penebusan Allah telah membawa sukacita bagi umat beriman. Kehadiran-Nya telah membarui hidup dan mendorong kita untuk terus berjalan bersama menegakkan Kerajaan Kasih di tengah berbagai perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, dan golongan.
Bersamaan dengan Perayaan Natal ini, kita memasuki masa persiapan Pemilu 2024. Kita sebagai warga bangsa akan memilih para pemimpin dan wakil rakyat. Perhelatan politik itu disamping membawa kegembiraan juga tidak jarang menyisakan dampak negatif seperti konflik dan perpecahan yang berkepanjangan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kita perlu bijaksana dan dewasa dalam menyikapi pilihan politik yang berbeda-beda serta waspada terhadap penyebaran benih-benih kebencian yang dilakukan hanya untuk meraih kemenangan.
Dengan berpegang pada prinsip bahwa Allah harus dimuliakan, maka politik identitas dan politik uang bukan pilihan perjuangan politik umat Kristiani. Kita menolak politik kekuasaan yang menghalalkan segala cara termasuk mengorbankan rakyat dan merendahkan martabat luhur kehidupan. Semangat Natal menggerakkan umat Kristiani untuk terlibat secara aktif dalam menata kehidupan berbangsa yang lebih bermartabat demi mewujudkan kesejahteraan bersama. Oleh karena itu kita mendukung perjuangan politik yang mengutamakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
Artikel Terkait
Penghentian Ibadah Kembali Terjadi, PGI Minta Ketegasan Pemerintah
Samarinda Menyambut Era Digital: Literasi dan Keamanan Digital Bersama Komsos KWI dan Kominfo
Pesparani III Resmi Ditutup, Begini Ajakan Ketua KWI pada Umat Katolik Agar Jadi Duta Bhinneka Tunggal Ika
Ganjar-Mahfud Mengunjungi KWI dan Membahas Visi Misi di Depan Uskup dan Para Romo Katolik
Daftar Lima Jalan Tol yang Dibuka Gratis selama Liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Termasuk Ruas Solo-Jogja
Selama Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Kemenhub Lakukan Pembatasan Angkutan Barang untuk Menanggulangi Kepadatan Lalu lintas
Kemenhub Gelar Program Mudik Gratis untuk Pemakai Sepeda Motor selama Libur Natal-Tahun Baru