Menang Pilpres 2024, Ganjar Pranowo Janji Bangun Indonesia Emas Ini Visi Misinya

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 20 September 2023 | 08:40 WIB
Ganjar Pranowo saat dianggap menyepelekan profesi jurnalis di hadapan Najwa Shihab.  (Layar Tangkap YouTube Najwa Shihab. )
Ganjar Pranowo saat dianggap menyepelekan profesi jurnalis di hadapan Najwa Shihab. (Layar Tangkap YouTube Najwa Shihab. )

PONTIANAKGLOBE.COM -- Bakal Calon Presiden Ganjar Pranowo mengungkapkan visi-misinya sebagai capres 2024.

Diundang Nazwa Shihab Ganjar Pranowo mengungkapkan visi-misi itu.

Baca Juga: Arsjad Rasjid, Ketua TPN Ganjar Patut Dipertimbangkan Jadi Cawapres, Mampu Bangun Ekonomi Indonesia Kuat

Ganjar, mengatakan visi-misinya bakal disokong tiga pondasi program utama, yakni: Pelipatgandaan anggaran, digitalisasi pemerintahan, danp emberantasan korupsi.

Turunan dari ketiga pondasi itu ia rumuskan dalam tujuh program kunci.

Baca Juga: Ganjar Milenial Gelar Pelatihan Seni Ukir Kayu untuk Asah Kemampuan Para Pemuda

Pertama, membangun sumber daya manusia yang produktif.

Terkait itu, Ganjar berujar berencana membuka akses pendidikan seluas-luasnya, tanpa membeda-bedakan gender atau tingkat kesejahteraan. Program itu ia harapkan bisa menekan angka pengangguran nasional hingga kisaran 4% pada 2029.

Baca Juga: Santri Dukung Ganjar Bantu Tuntaskan 12 Kasus Stunting di Kubu Raya

"Penting untuk mempersiapkan talenta. Karena itu, akses pendidikan perlu diberikan seluas-luasnya, memberikan 1 dari 4 mahasiswa untuk gratis kuliah. Dalam membangun SDM, saya ingin adil antara laki-laki dan perempuan, begitu juga perkotaan dan pedesaan," ujar politikus PDI-Perjuangan itu.

Kedua, menjaga stabilitas harga bahan-bahan pokok.

Baca Juga: Ajak Pemuda Kalbar Peduli Tangani Karhutla, Pandawa Ganjar Undang BPBD Kalbar Berikan Penyuluhan

Ganjar menjelaskan ada tiga strategi untuk merealisasikan itu, yakni mengakselerasi kinerja birokrasi untuk memantau ketersediaan suplai dan permintaan, menggenjot sentra produksi bahan pokok, dan menyeimbangkan neraca ekspor-impor pangan.

"Dalam hal ini, saya rasa perlu diverifikasi pangan agar tidak bertumpu pada beras," imbuh dia.

Ketiga, menghapus kemiskinan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X