healty

Cara Penularan Rabies atau Penyakit Anjing Gila Ternyata Ini. Tak Cuma Efek Dari Gigitan Anjing Rabies

Jumat, 16 Juni 2023 | 19:48 WIB
Ilustrasi anjing buas berkelahi. (Pixabay/Nicholas_Demetriades)

PONTIANAKGLOBE.COM - Sobat Globe, cara penularan rabies atau penyakit anjing gila ternyata ini.

Tak cuma efek dari gigitan anjing rabies, ternyata ada cara penularan non gigitan.

Sebagai informasi, hal-hal yang menjadi faktor risiko penularan penyakit rabies adalah sarana transportasi, khususnya pelabuhan yang tidak resmi.

Kemudian, hewan peliharaan yang tidak di vaksinasi di daerah tertular, hewan liar di daerah tertular, pekerja yang berisiko seperti dokter hewan, penangkap anjing, petugas laboratorium, pemburu dan lain-lain.

Wisatawan ke daerah tertular tapi tidak diberi pre exposure, tranplantasi terutama cornea.

Perlu diketahui, cara penularan virus rabies pada hewan berbeda dengan cara penularan pada manusia.

Pada hewan terjadi melalui gigitan hewan yang menderita rabies ke hewan sehat.

Dikutip Pontianakglobe dari laman Dinas Kesehatan Provinsi Bali, cara penularan pada manusia dibagi dua yaitu :

1. Dari hewan ke manusia melalui gigitan hewan yang air liurnya mengandung virus rabies.

2. Nongigitan melalui jilatan hewan yang mengandung virus rabies pada luka, selaput mukosa yang utuh, selaput lendir mulut, selaput lendir anus, selaput lendir alat genitalia eksterna dan melalui inhalasi / udara (jarang terjadi).

Sementara itu, cara penularan dari manusia ke manusia melalui transplantasi kornea, kontak air liur penderita ke mukosa mata dan pernah ada laporan, orang sehat setelah digigit oleh penderita rabies, mengalami sakit rabies.

Gejala dan Tanda Rabies

Dikutip Pontianakglobe dari laman Dinas Kesehatan Provinsi Bali, gejala dan tanda rabies pada hewan ada 2 (dua) tipe yaitu :

1. Tipe ganas

Terdiri dari stadium prodromal, eksitasi dan paralise dengan rincian :

Halaman:

Tags

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB