*Stadium prodromal ( 2 – 3 hari ), gejala : malaise, tidak mau makan, agak « jinak », demam sub febris, refleks kornea menurun ;
*Stadium eksitasi ( 3 – 7 hari ), gejala : reaktif dengan menyerang, dan menggigit benda bergerak, pica (memakan berbagai benda termasuk tinjanya sendiri), lupa pulang, strabismus, ejakulasi spontan ;
*Stadium paralisis, gejala : ekor jatuh, mandibula jatuh, lidah keluar, saliva (ludah) berhamburan, kaki belakang terseret.
Pada stadium ini sangat singkat dan biasanya dikuti dengan kematian hewan tersebut.
2. Tipe Jinak (dumb)
Umumnya stadium ini muncul setelah stadium paralisis, anjing ini terlihat diam, berpenampilan tenang namun akan ganas kalau didekati.
Gejala dan tanda penderita rabies pada manusia yaitu demam, mual, rasa nyeri di tenggorokan, kereshan, takut air (hidrophobia), takut cahaya, liur yang berlebihan (hipersaliva).
Artikel Terkait
Kenapa Rabies Takut Air dan Angin ? Waspada, Ketahui Gejala dan Tanda Rabies Sobat Globe
Cara Pertolongan Pertama Rabies Wajib Paham ! Langkah Awal Cuci Luka Bekas Gigitan Anjing Harus Perhatikan Ini
Apa Itu Rabies atau Penyakit Anjing Gila ? Ternyata Ini Sejarah Rabies di Indonesia dan Sifat Virus Rabies
Masa Inkubasi dan Sumber Penularan Rabies atau Penyakit Anjing Gila
Daftar Hewan yang Bisa Menyebabkan Rabies Selain Anjing ! Apakah Kucing Bisa Menularkan Rabies ?
Apakah Orang yang Terkena Rabies Bisa Sembuh ? Wajib Tahu Nih, Perawatan Akibat Digigit Anjing Rabies