healty

Mengenal HMPV, Virus Mirip Flu yang Ditemukan di Indonesia, Apa Bahayanya?

Rabu, 8 Januari 2025 | 07:05 WIB
HMPV didiagnosis lewat gejala dan tes laboratorium. Pengobatan fokus pada perawatan simptomatik, dan rawat inap diperlukan jika gejala berat. (Ilustrasi/Freepik/wirestock)

Setelah infeksi pertama, tubuh mendapatkan perlindungan (imunitas) dan setelahnya mungkin hanya mengalami gejala ringan yang mirip flu jika terinfeksi HMPV lagi.

Virus ini menginfeksi orang dewasa yang berusia di atas 65 tahun yang memiliki masalah pernapasan atau sistem kekebalan tubuh yang lemah juga bisa mengalami gejala parah.

Baca Juga: Rahasia Taktik Tajam Kluivert, Siapkan Timnas Indonesia untuk Piala Dunia 2026

Gejala dan Penyebab

Gejala HMPV meliputi:
- Batuk
- Demam
- Hidung berair atau tersumbat
- Sakit tenggorokan
- Sesak napas
- Napas berbunyi (wheezing)
- Ruam kulit.

Apa yang Penyebab HMPV?

Penyebab terjadinya HMPV adalah virus yang berupa mikroorganisme kecil yang menggunakan sel tubuh untuk membuat salinan dirinya sendiri, sehingga kemudian menyebabkan HMPV.

Virus yang menyebabkan HMPV tersebut termasuk dalam kelompok virus yang sama dengan yang menyebabkan RSV, campak, dan gondongan.

Baca Juga: Shin Tae-yong Tinggalkan Timnas Garuda, Naik 46 Peringkat, Akankah Pelatih Baru Lebih Baik?

Cara Diagnosis HMPV

Penyedia layanan kesehatan biasanya mendiagnosis HMPV berdasarkan gejala dan riwayat kesehatan.

Pemeriksaan ini menggunakan alat seperti kapas (swab) untuk mengambil sampel dari hidung atau tenggorokan.

Kemudian dari sampel yang didapatkan diuji di laboratorium untuk virus dan infeksi lainnya.

Sehingga perlu diingat, jika seorang pasien mungkin tidak akan dites untuk HMPV kecuali jika mengalami gejala yang serius.

Beberapa penyedia layanan kesehatan juga dapat melakukan bronkoskopi atau rontgen dada untuk mencari perubahan pada saluran pernapasan di paru-paru Anda.

Halaman:

Tags

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB