PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Asam urat adalah kondisi kesehatan yang umum dialami, di mana terjadi peningkatan kadar asam urat dalam tubuh yang dapat menyebabkan nyeri sendi, peradangan, dan pembengkakan.
Meskipun asam urat berperan penting sebagai antioksidan, menjaga kadarnya tetap normal sangatlah penting.
Baca Juga: Bakal Cagub Jateng Ahmad Luthfi Disambut Hangat di Pasar Soekarno Sukoharjo
Penderita asam urat perlu memperhatikan asupan makanan, terutama menghindari makanan tinggi purin serta minuman berkafein dan beralkohol.
Berikut adalah makanan yang disarankan untuk penderita asam urat:
1. Buah-buahan
Buah seperti blueberry, stroberi, dan ceri memiliki senyawa anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan dan menurunkan risiko serangan asam urat.
2. Sayuran Hijau
Sayuran seperti brokoli, kale, dan bayam kaya akan serat dan vitamin C, yang membantu mengurangi risiko serangan asam urat.
Kandungan zat besinya juga dapat membantu menurunkan produksi asam urat.
Baca Juga: Konsumsi 5 Makanan Ini untuk Mencegah Kanker Payudara
3. Air Putih
Minum banyak air putih membantu mengencerkan asam urat dalam tubuh dan membuangnya melalui urin.
Sebaiknya hindari alkohol dan minuman manis seperti soda.
4. Makanan Kaya Serat
Biji-bijian, kacang-kacangan, dan oatmeal adalah sumber serat yang baik dan bisa membantu mengurangi penyerapan asam urat dalam usus.
5. Protein Rendah Lemak
Konsumsi sumber protein rendah lemak seperti susu rendah lemak, ayam tanpa kulit, dan ikan. Hindari daging merah dan olahan seperti sosis yang tinggi purin.
Baca Juga: Kenali 5 Ciri Asam Urat yang Bisa Terjadi pada Usia Muda
6. Ceri
Ceri atau jus ceri dapat membantu mengurangi risiko serangan asam urat karena senyawa anti-inflamasi yang dikandungnya.