healty

Mengupas Mpox atau Cacar Monyet Varian, Gejala, dan Langkah Pencegahan di Indonesia

Selasa, 10 September 2024 | 10:56 WIB
Ilustrasi vaksin beserta jarum suntik. (pexels.com @Nataliya Vaitkevich)

Clade Ia berkaitan dengan kasus pada anak-anak dan dewasa dengan gejala yang lebih berat.

Sementara Clade Ib dan IIb terutama menyebar melalui kontak seksual, dan Clade Ib memiliki tingkat penularan yang lebih cepat serta dapat menular ke anak-anak.

Baca Juga: iPhone 16 dan 16 Plus Resmi Dirilis: Ini Peningkatan Spesifikasi dan Fitur Barunya

Dampak Mpox pada Kulit

Dokter Prasetyadi Mawardi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia menjelaskan bahwa penularan Mpox terjadi melalui kulit.

Lesi kulit yang timbul, baik basah maupun kering, dapat menularkan virus.

Oleh karena itu, penting untuk tidak memanipulasi lesi, seperti memencet atau menggaruknya.

Gejala Mpox mirip dengan cacar, meski lebih ringan, meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Ruam kulit kemudian berkembang menjadi lesi yang akhirnya mengelupas.

Prasetyadi juga menekankan agar pasien tidak berbagi barang pribadi seperti handuk dan pakaian serta segera mengobati luka atau benjolan yang muncul.

Pencegahan Mpox di Indonesia

Upaya pencegahan penyebaran Mpox di Indonesia melibatkan penyediaan rumah sakit khusus dan laboratorium pemeriksaan, terutama jika kasus terus meningkat.

Pemerintah juga mempertimbangkan vaksinasi untuk komunitas tertentu yang berisiko, meskipun vaksinasi bukan solusi sepenuhnya.

Pencegahan penularan juga harus diiringi dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat serta menjaga perilaku seks yang aman. ***

Halaman:

Tags

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB