Mengupas Mpox atau Cacar Monyet Varian, Gejala, dan Langkah Pencegahan di Indonesia

photo author
Castilo Gagas Panamuan, Pontianak Globe
- Selasa, 10 September 2024 | 10:56 WIB
Ilustrasi vaksin beserta jarum suntik. (pexels.com @Nataliya Vaitkevich)
Ilustrasi vaksin beserta jarum suntik. (pexels.com @Nataliya Vaitkevich)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Monkeypox (Mpox) atau biasa juga dikenal dengan cacar monyet menjadi perhatian publik di Indonesia.

Khususnya, setelah laporan terbaru dari RSUD Brebes pada 7 September 2024 mengenai seorang pasien yang diduga terjangkit cacar monyet.

Baca Juga: Garam Himalaya vs Garam Biasa Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan? Ini Dia Jawabannya

Meski hasil pemeriksaan menunjukkan pasien tersebut negatif Mpox, gejala yang dialaminya serupa dengan penyakit ini.

Dinas Kesehatan Brebes menegaskan bahwa wilayah mereka masih bebas dari Mpox, namun masyarakat harus tetap waspada terhadap penyebarannya di Indonesia.

Di tingkat nasional, Kementerian Kesehatan RI melaporkan adanya 88 kasus Mpox di Indonesia, dengan 74 kasus terjadi pada 2023 dan 14 kasus hingga September 2024.

Untuk mencegah masuknya varian baru Mpox, pemerintah memperketat pemeriksaan kesehatan di pintu-pintu masuk negara, termasuk bagi penumpang dan awak pesawat.

Baca Juga: Mengapa Garam Himalaya Baik untuk Kesehatan? Ini 5 Penjelasannya

Langkah ini juga melibatkan aplikasi SATU SEHAT Health Pass guna melacak pergerakan para pelaku perjalanan.

Di skala global, WHO kembali menetapkan Mpox sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC), mengingatkan masyarakat dunia akan risiko penyebaran virus ini.

Penjelasan tentang Varian Mpox

Mpox disebabkan oleh virus dari keluarga Poxviridae, genus Orthopoxvirus.

Virus ini awalnya ditemukan pada monyet dan dapat menular ke manusia melalui kontak langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi atau melalui droplet pernapasan orang yang terinfeksi.

Baca Juga: Haornas 2024 Menggugah Semangat Olahraga Nasional Menuju Prestasi Dunia

Menurut Kepala Organisasi Riset Kesehatan (ORK) BRIN, Putu Indi Dharmayanti, terdapat beberapa clade virus Mpox: Clade Ia, Clade Ib, dan Clade IIb.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: who.int, kemkes.go.id, brin.go.id, Dinkes Semarang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB
X